Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com-Praktik percaloan tiket bus kerap meningkat pada saat arus mudik. Namun, Satlantas Polres Tangsel mengklaim hal itu tidak akan terjadi di Terminal tipe A Pondok Cabe, Kota Tangsel.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin setelah menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019).

"Dari pengecekan ke armada dan para awak bus, sudah siap dari sisi kesehatan dan lainnya sudah siap," jelas Lalu.
Dengan demikian diharapkan terminal tipe A tersebut dapat melayani masyarakat khususnya dalam arus mudik dengan maksimal.

Hasil dari pengecekan tersebut juga, AKP Lalu menyatakan bahwa Terminal Pondok Cabe bebas dari praktik yang dapat merugikan para pemudik.
"Adanya kerjasama petugas terminal dengan Polri dan TNI untuk mencegah, serta menghilangkan percaloan tiket bus dan tindakan-tindakan premanisme," bebernya.
Sehingga, kata dia, keadaan tersebut dapat membuat masyarakat menjadi merasa aman dan nyaman.
Senada, Koordinator Terminal Pondok Cabe, Stanley Puspawijaya mengaku bahwa pihaknya setiap hari melakukan inspeksi.
"Kita tidak ada pungutan apapun, nol persen pungutan. Ini menjadi daya tarik. Kita juga ada inspeksi keselamatan bus setiap hari," tukasnya.(RMI/HRU)
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews