Connect With Us

Ratusan ASN Tangsel Bolos di Hari Pertama Kerja

Rachman Deniansyah | Senin, 10 Juni 2019 | 20:25

Kegiatan halal bihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang Selatan di Lapangan Cilenggang, Serpong, Senin (10/6/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 105 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Tangsel tidak masuk kerja (membolos) di hari pertama kerja usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Senin (10/9/2019).

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi.

Apendi menyebut, dari total ASN sebanyak 2.136 orang, sekitar 270 ASN tidak masuk. Hal itu berdasarkan data saat apel kesadaran dan halalbihalal di lingkup Pemerintah Kota Tangsel di Lapangan Cilenggang, Serpong, pagi tadi. 

"Yang hadir apel tadi pagi 1.866, sedangkan yang cuti ada 119 orang, yang sakit 23 orang, yang dinas luar 3 orang, yang pendidikan 20 orang dan tanpa keterangan sebanyak 105 orang. Jadi total ada 270 yang enggak masuk," terang Apendi.

Mereka yang tidak masuk tersebut, kata dia, hanya pegawai struktural di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara untuk guru dengan status kepegawaian yang sama belum diketahui jumlahnya.

"Jumlah itu di luar guru, karena yang kita data ini adalah yang struktural di lingkungan Pemkot saja," imbuhnya. 

Terkait hal itu, Apendi mengatakan akan melakukan tindakan, yakni melakukan penyidikan lebih lanjut terkait ketidakhadiran para pegawai tersebut. Sebab, ASN yang tidak hadir itu akan diberi sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari teguran lisan, sanksi sedang dan berat.

"Kita akan cek apa alasannya tidak masuk. Contohnya terlambat, ada yang masuk tapi tidak fingerprint (atendansi), alasannya dari luar daerah, Senin malam baru sampai. Saya khawatir yang terlambat itu tidak fingerprint ," bebernya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang tidak masuk tanpa ada keterangan. 

"Jelas sanksi ada, karena libur sudah diberikan dari tanggal 3 Juni lalu, sudah sangat cukup. Yang hari ini tidak hadir kita lihat absensinya, minimal kena teguran dan maksimal kita lihat seperti apa paling tidak ada pengurangan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP)," tegasnya. 

"Potongan TPP dari 10 persen sampai 30 persen," tukasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill