Connect With Us

Waduh, 60 Persen Dana Kelurahan di Tangsel  Belum Terserap

Yudi Adiyatna | Rabu, 12 Juni 2019 | 18:36

Ilustrasi Dana Kelurahan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 54 Kelurahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum maksimal dalam menyerap atau menggunakan anggaran kelurahan tahun anggaran 2019. Hingga Juni 2019 ini, dana yang terserap yang berasal dari APBN tersebut baru dikisaran 40 persen.

Siklus penggaran ditenggarai menjadi penyebabnya, karena anggaran tersebut baru bisa dicairkan per Maret 2019.

Padahal, anggaran dikisaran 370 sampai 380 juta per kelurahan itu sangat strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia, karena peruntukannya untuk kegiatan non fisik.

"Iya, 60 persen belum digunakan dana Kelurahan di Tangsel itu," Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie membenarkan hal tersebut saat dihubungi TangerangNews, Rabu (12/6/2019).

Benyamin juga membeberkan, anggaran tersebut peruntukannya untuk kegiatan-kegiatan non fisik, seperti pelatihan, sosialisasi ataupun kegiatan lainnya bagi pemberdayaan masyarakat.

"Peruntukannya dibatasi Surat Edaran Mendagri juga untuk kegiatan non fisik. Untuk pelatihan, meningkatkan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat," jelasnya.

Dikonfirmasi kendala penyerapan anggaran, sosok yang akrab disapa Bang Ben ini berpendapat karena siklus pengganggaran, dimana anggaran tersebut baru ditransfer ke APBD Kota Tangsel pada Maret 2019. Sementara terkait dengan prasyarat pejabat kelurahan setingkat Kasie yang akan mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran, Bang Ben mengakui sudah tidak ada kendala.

"Kalau Kasie minimal satu PNS sudah terpenuhi. Jadi tidak masalah.Tidak semua harus (PNS).  Bisa ditunjuk jadi pelaksana teknis kebijakan nantinya," tukasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KOTA TANGERANG
Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:16

RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill