Connect With Us

Siap-siap, Pendatang Baru di Tangsel Akan Didata

Rachman Deniansyah | Kamis, 13 Juni 2019 | 18:44

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi salah satu tujuan urbanisasi. Pasca Idul Fitri 2019, dipastikan jumlah penduduk yang datang ke kota ini untuk mengadu nasib pun kian bertambah.

Sebagai kota penyangga ibukota Jakarta yang juga terus meningkat pertumbuhannya, Tangsel memang dinilai sangat menjanjikan bagi para pencari kerja.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel pun akan melakukan pencatatan penduduk datang (duktang) tersebut. Pencatatan non permanen data kependudukan itu sebagai pengganti Operasi Yustusi Kependudukan (OYK).

Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan, menjelaskan, ketentuan perpindahan penduduk merupakan hak setiap warga negara, dan dalam praktiknya sudah dilakukan pengaturan teknis tentang perpindahan penduduk, serta dilakukan juga pendataan bagi penduduk non permanen tersebut. 

"Untuk program OYK yang sudah beberapa tahun telah dilaksanakan sudah memberi dampak positif, memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan. Sehingga dari  hasil koordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang sejak tahun 2018 tidak dilaksanakan lagi OYK, dan sebagai pengganti dilakukan pendataan penduduk non permanen," jelas Budiawan, Kamis (13/6/2019).

Dengan adanya pendataan tersebut, lanjutnya, Pemkot Tangsel memiliki data yang digunakan untuk merumuskan kebijakan atas dampak urbanisasi. 

"Sebab akan menjadi tolak ukur dalam menentukan kebijakan daerah terhadap dampak yang ditimbulkan akibat  arus urban," imbuhnya. 

Budiawan menambahkan, arus urbanisasi ke Tangsel disebabkan karena pertumbuhan kota tersebut yang cukup pesat, baik infrastrukur, kawasan niaga, pemukiman dan perkantoran.

Ia juga mengatakan, perlu ada  sinergitas lintas sektor soal urbanisasi, sehingga migrasi penduduk dari daerah itu tidak menimbulkan dampak negatif bagi kota Tangsel.

"Antara Pemkot (Tangsel) dan peran swasta dalam pengembangan serta pemenuhan fasilitas layanan publik perlu ditingkatkan. Seluruh stakeholder harus bergerak maju dan beriringan langkah untuk mewujudkan hal tersebut," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

SPORT
Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill