Connect With Us

Pasca Lebaran, Warga yang Urus Dokumen Kependudukan di Tangsel Masih Sepi

Rachman Deniansyah | Kamis, 13 Juni 2019 | 19:35

Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, warga yang mengurus dokumen kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terpantau masih sepi, Kamis (13/6/2019).

Padahal, akibat urbanisasi, diprediksi tak sedikit warga yang datang ke Tangsel untuk mengadu nasib (mencari pekerjaan).

Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan mengakui, jumlah pemohon data kependudukan pasca lebaran ini menurun. 

"(Pasca lebaran ini) justru malah turun, (mencapai) 50 persen," jelas Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan kepada TangerangNews, Kamis (13/6/2019).

Dedi berpendapat, menurunnya jumlah tersebut dikarenakan masih banyak warga yang berada di kampung halamannya. 

Namun Budiawan memprediksi, akan terjadi pertambahan penduduk karena dampak urbanisasi. Ia mencontohkan hal itu terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Biasa kalau puasa banyak yang pindah keluar, (sedangkan) habis lebaran banyak yang pindah datang (ke Tangsel), (tapi) gak begitu banyak kok," tukasnya.

Penduduk yang datang ke Tangsel tersebut, kata dia, akan mengurus sejumlah dokumen kependudukan, diantaranya Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI).

"Dilanjut dengan Kartu Keluarga (KK)  dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," tutupnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill