Connect With Us

Pasca Lebaran, Warga Tangerang Berbondong-bondong Buat SKCK

Rachman Deniansyah | Jumat, 14 Juni 2019 | 14:39

Suasana warga yang sedang membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Pelayanan SKCK, Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Jumat (14/6/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pasca libur panjang lebaran, kerap kali dijadikan momentum bagi para pelamar kerja untuk mengadukan nasibnya, termasuk bagi Tangerang.

Hal tersebut terlihat dengan mulai adanya sebagian masyarakat yang berbondong-bondong membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Pelayanan SKCK, di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Jumat (14/6/2019). 

Berdasarkan pantauan Tangerangnews, terlihat sejumlah pemohon yang datang bergantian sejak pagi hari. Rata-rata dari mereka mengaku ingin membuat SKCK bertujuan untuk memenuhi persyaratan melamar pekerjaan. 

Suasana warga yang sedang membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Pelayanan SKCK, Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Jumat (14/6/2019).

Suasana warga yang sedang membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Pelayanan SKCK, Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Jumat (14/6/2019).

Seperti salah satu pemohon SKCK asal Sumatra Utara, Lilis Simajuntak, 40, yang datang sejak pukul 11.00 WIB.  "Iya Mas, ini untuk melamar pekerjaan," kata Lilis kepada TangerangNews. 

Lilis yang saat ini bertempat tinggal di Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel mengaku bahwa dirinya saat ini masih tahap mencari lowongan dan dengan adanya SKCK ini, nantinya Lilis akan menyebar dokumen pelamaran kerjanya ke beberapa perusahaan. 

"Sekarang sih masih dalam tahap pencarian, udah banyak perusahaan yang nanti akan saya ajukan (dokumen lamaran kerja). Saya berharap dapat pekerjaan sesuai domisili dk Tangsel," ungkap Lilis. 

Sementara itu, petugas pelayanan SKCK Polres Tangsel, M Khaerul Anam mengatakan, memang walaupun belum ada peningkatan, saat ini sudah mulai terlihat warga yang berbondong-bondong datang untuk mengurus SKCK. 

"Saar ini kita dapat melayani pemohon SKCK sebanyak 50 sampai 80 pemohon. Itu belum terlalu membludak, kalau benar-benar ramai bisa mencapai 200 sampai 300 pemohon per harinya," terangnya. 

Antrean warga juga terlihat di loket pembuatan SKCK di Mapolres Metro Tangerang Kota. Para pemohon  terlihat sabar menunggu sambil membawa sejumlah berkas.

Suasana warga yang sedang membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di loket pembuatan SKCK di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (14/6/2019).

Suasana warga yang sedang membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di loket pembuatan SKCK di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (14/6/2019).

Suasana warga yang sedang membuat pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di loket pembuatan SKCK di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (14/6/2019).

Petugas pelayanan SKCK Satintelkam Polres Metro Tangerang Kota Indri menyebutkan bahwa pelayanan SKCK mengalami peningkatan pasca lebaran ini. Setiap hearings pemohon berjumlah 100 orang, dibanding hari biasa yang hanya 80 pemohon.

"Jumlahnya mengalami peningkatan. Habis lebaran gini bisa 100-an lebih pemohon. Mereka didominasi untuk melamar pekerjaan," imbuhnya.(RAZ/HRU)

HIBURAN
6 Keunggulan adidas Adizero Evo SL

6 Keunggulan adidas Adizero Evo SL

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:56

Adidas Adizero Evo SL dikenal sebagai salah satu varian terbaik dari lini Adizero yang dirancang khusus untuk pelari yang mengejar kecepatan. Sepatu ini hadir dengan teknologi modern seperti midsole Lightstrike Pro

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill