Connect With Us

Kocak! Drama Wanita Kepergok Mesum di Hotel Tangerang, Pura-pura Pingsan

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 14 Juni 2019 | 16:13

Petugas Satpol PP Kota Tangerang saat mengamankan beberapa wanita yang berhasil diamankan saat menggelar razia di beberapa hotel di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Satpol PP Kota Tangerang kembali menggelar razia di hotel-hotel untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang No 8/2005 tentang Pelarangan Prostitusi.

Kamis (13/6/2019) malam, petugas merazia hotel di bilangan Kota Tangerang. Sedikitnya, ada 14 pasangan terduga mesum yang terjaring dalam operasi itu.

Namun dibalik proses razia tersebut menyimpan cerita menarik. Para wanita yang kepergok sedang ngamar dengan laki-laki yang bukan muhrimnya itu melakukan adegan drama untuk menolak dijaring petugas.

Seperti wanita berinisial L. Warga Kosambi Cengkareng ini tidak dapat menyembunyikan rasa malunya saat digiring petugas karena tengah asyik berduaan dengan lelaki diduga selingkuhannya pada Kamis malam di sebuah kamar hotel itu.

Awalnya, L sempat mengaku kepada petugas bahwa ia dan lelakinya merupakan pasangan yang sah, kendati ditemukan perbedaan alamat pada kartu identitas keduanya.

Bahkan L yang diketahui sehari - hari bekerja sebagai staff administrasi di salah satu perusahaan ternama di bilangan Jakarta Barat ini sempat menghardik petugas dengan kalimat yang tidak pantas. Ini dilakukan agar ia tidak dijaring petugas.

"Kalian mau ngapain, sembarangan aja main tuduh selingkuh, ini suami saya," kata L seraya melontarkan kalimat yang kurang pantas kepada petugas.

Namun L yang tetap bersikukuh bahwa pasangan yang saat itu bersamanya adalah suaminya tidak lagi dapat berkilah ketika petugas memeriksa riwayat pesan singkat di telepon selulernya. Disana petugas menemukan percakapan dengan pasangan selingkuhnya dan percakapan dengan suami sahnya.

"Iya pak saya khilaf, ini bukan suami saya dia temen sekampung saya," kata L yang mendramatisir keadaan dengan nada memelas kepada petugas.

L yang mengaku telah beberapa tahun belakangan menjalin asmara dengan pasangan selingkuhannya ini sudah seringkali berhubungan layaknya suami istri.

"Biasanya pulang kerja seminggu bisa 2 sampai 3 kali," akunya.

Berbeda dengannya, SP yang juga saat itu diamankan petugas dalam kasus serupa berupaya mengelabui petugas dengan berpura-pura pingsan.

"Iyah pak ini istri saya, dia sakit makanya saya ajak kesini untuk istirahat, tuh dia sekarang pingsan," jelas S, pasangan yang diduga selingkuhan SP.

Petugas yang tidak kehabisan akal mencoba menghubungi rumah sakit terdekat untuk membawa keduanya. Namun saat petugas menghubungi unit gawat darurat, SP yang awalnya tak sadarkan diri seketika bangun dan meminta petugas tidak membawanya.

"Ampun pak saya cuma pura-pura pingsan, jangan dibawa ya pak nanti suami saya tahu rumah tangga saya bisa hancur," SP merengek.

Sementara itu, Kabid Tibumtrans Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli mengatakan, dalam menegakan peraturan daerah tentang larangan prostitusi ini tidak jarang menemukan berbagai alasan dari para pasangan yang terjaring, bahkan jajarannya seringkali mendapatkan hardikan dan cibiran.

"Kami sudah biasa mendapatkan cibiran dan hardikan dari para pasangan yang terjaring, namun kami tetap mengedepankan sisi humanis kami dalam menegakan peraturan daerah dan kami mewajibkan kepada anggota kami untuk tetap sabar dan menahan diri," tuturnya.

Dalam penertiban tersebut, lanjut Ghufron, pihaknya mengamankan 14 pasangan yang diduga selingkuh di beberapa hotel yang tersebar di tiga kecamatan yakni Tangerang, Karawaci dan Neglasari 

Dirinya mengaku untuk penegakan daerah tentang larangan prostitusi pihaknya tidak akan segan - segan menerapkan tindakan tegas kepada para pelanggar terlebih masih dalam suasana Idul Fitri.

“Jika biasanya kami hanya memberikan surat pernyataan bagi pasangan yang tertangkap basah berduaan di dalam kamar hotel, sekrang kami pastikan akan kami undang pasangan resminya atau keluarganya untuk menjemputnya,” tukasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill