KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pasca lebaran, PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) menggelar media gathering serta halalbihalal dengan Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Selatan di Bandar Jakarta, Serpong Utara, Selatan, Rabu (19/6/2019).
Kegiatan tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi antara PT. IKPP dengan para rekan-rekan jurnalis. Pada kesempatan itu, perusahaan yang memproduksi kertas itu menyatakan akan terus tetap konsisten dalam hal pemberdayaan masyarakat.

Head of Sustainability PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), Kholisul Fatikhin menjelaskan, bahwa media sangat penting untuk eksistensi dan publikasi PT IKPP Tangerang ke masyarakat.
Baca Juga :
"Kami berharap agar rekan-rekan wartawan yang ada di Kota Tangerang Selatan untuk terus mensosialisasikan program-program CSR dari PT IKPP ke khalayak luas," ucapnya.
Dijelaskan olehnya, bahwa konsistensi perusahaannya dalam pembedayaan masyarakat ini, diantaranya melalui program CSR.
"Kami berharap rekan Pokja WHTR dapat terus membantu kami untuk mensosialisasikan program-program CSR tersebut,” lanjutnya.
Sementara, Ketua Pokja WHTR, Sudin Antoro, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak PT IKPP yang telah berkontribusi terhadap masyarakat.
Sudin mengaku akan terus mengawal kegiatan sosial (CSR) PT IKPP dalam pemberitaan.
“Insyaallah kami siap mensosialisasikan program CSR PT IKPP ke khalayak luas,” tutupnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews