Connect With Us

Menabung di Bank Sampah Tangsel ini, Dapat Emas & Umrah

Rachman Deniansyah | Rabu, 19 Juni 2019 | 22:08

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat meresmikan program bank sampah bertajuk The Gade Clean & Gold di RW 04 di Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik bagi pemerintah daerah, salah satunya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bank sampah pun diharapkan menjadi salah satu solusi mengurangi volume sampah yang berasal dari rumah tangga.

Peran aktif berbagai pihak pun sangat dibutuhkan, diantaranya peran korporasi melalui program corporate sosial responsiblity (CSR).

Seperti yang dilakukan PT Pegadaian  yang mendukung Pemkot Tangsel dalam mengatasi persoalan sampah dengan menyalurkan CSR-nya sebesar Rp120 juta untuk mendukung bank sampah di RW 04 di Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangsel.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat meresmikan program bank sampah bertajuk The Gade Clean & Gold di RW 04 di Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangsel.

Mengusung tajuk The Gade Clean & Gold, bank sampah yang diberi nama Teratai itu diresmikan langsung oleh Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Rabu (19/6/2019).

“Terima kasih kepada Pengurus dan warga RW 04 yang sudah bahu membahu menyelesaikan masalah lingkungan, dengan adanya bank sampah ini. Sampah memiliki nilai ekonomis, dengan menukar sampah di bank sampah maka ada tabungan yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar,” ucap Airin.

Baca Juga :

Menurutnya, program bank sampah bisa mengubah paradigma masyarakat untuk dapat menukar sampah menjadi sesuatu yang mempunyai nilai. Selain tujuan utamanya mengurangi jumlah sampah, khususnya di Tangsel. 

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Toto Sudarto, menjelaskan, kerjasama dengan pihak PT Pegadaian ini merupakan untuknpertama kalinya.

“Hasil menabung di bank sampah ini bisa ditukarkan dengan emas maupun umrah. Semakin rajin masyarakat memilah sampah dari rumah, semakin besar emas dan kesempatan umrah yang mereka dapatkan, karena bank sampah ini bekerjasama dengan PT Pegadaian," katanya.

Sementara, Kepala Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta II, Ngadenan, mengatakan, dengan tema "The Gade Clean & Gold", pihaknya berharap dapat mengubah stigma masyarakat menjadikan bank sampah tempat merubah sampah menjadi tabungan emas. 

Dijelaskan olehnya, bahwa nantinya masyarakat dapat menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas di Pegadaian.

“Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program sampah menjadi emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil maksimal,” tukasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill