Connect With Us

Puluhan Pegawai Pemkot Tangsel Dimutasi, Ini Penyebabnya

Rachman Deniansyah | Kamis, 20 Juni 2019 | 20:56

| Dibaca : 4322

Kegiatan Pelantikan pejabat yang dimutasi di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Tangsel, Kamis (20/6/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemkot Tangsel kembali melakukan mutasi jabatan. Sekitar 73 pegawai setingkat administrator dan pengawas pun berpindah pekerjaan.

Pelantikan pejabat yang dimutasi itu digelar di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Tangsel, Kamis (20/6/2019). 

Kegiatan Pelantikan pejabat yang dimutasi di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Tangsel, Kamis (20/6/2019).

Dalam sambutannya, Wali Kota Airin Rachmi Diany mengatakan, para pegawai yang dilantik tersebut harus fokus bekerja untuk mengerjakan program-program yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Terlebih, kata Airin, serapan anggaran untuk realisasi keuangan saat  baru mencapai  30 persen dan pekerjaan fisik 40 persen. 

Baca Juga :

"Seharusnya realisasi fisik dan keuangan berada di atas angka tersebut, saya minta hal ini dianggap menjadi perhatian," tegas Airin. 

Oleh karena itu, Airin berharap untuk para pegawai yang dilantik untuk segera fokus bekerja. 

"Makanya, saya harap untuk fokus kerja untuk percepatan serapan anggaran," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, pejabat administrator dan pengawas harus mampu untuk melaksanakan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) serta rencana strategis (renstra). 

Kegiatan Pelantikan pejabat yang dimutasi di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Tangsel, Kamis (20/6/2019).

"Saya harap jabatan setingkat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) langsung bisa melaksanakan program kerja sesuai dengan dokumen perencanaan daerah, bukan membuat kegiatan sesuai dengan keinginan individu," tegasnya.

Dengan jabatan baru yang diemban, Airin mengingatkan bahwa jabatan merupakan suatu amanah yang harus dipertanggungjawabkan. 

"Saya ingatkan, jabatan ini akan dipertanggungjawabkan. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena jabatan bukan sesuatu yang diminta," tukasnya. 

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan, Apendi menambahkan bahwa mutasi ini sebagai bentuk untuk mengisi kekosongan jabatan PPK dan PPTK di Organisasi Perangkat  Daerah (OPD). 

"Salah satu tujuan mutasi mempercepat serapan anggaran. Soalnya, ada beberapa yang jabatan setingkat kepala seksi kosong," terangnya.(RMI/HRU)

OPINI
Suhendar dan Pilkada Tangsel

Suhendar dan Pilkada Tangsel

Kamis, 20 Juni 2019 | 23:48

Bila selama ini isu pergerakan Tangerang Selatan seringkali bermula dari kawasan Ciputat, kini tawaran gerakan perubahan lahir dari daerah paling ujung

TOKOH
Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Selasa, 9 Juli 2019 | 17:12

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Amarullah resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) masa jabatan 2017–2021 atau melanjutkan jabatan almarhum Achmad Badawi yang meninggal dunia 4 Juni 2019 lalu.

BISNIS
Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:00

TANGERANGNEWS.com—Industri berbasis digital terus tumbuh seiring laju industri 4.0. Beragam inovasi muncul untuk memudahkan konsumen mendapatkan layanan tertentu.

WISATA
Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Kamis, 28 Maret 2019 | 08:13

TANGERANGNEWS.com-Anda sedang mencari objek wisata terbaik di Jakarta? Meskipun menjadi kota metropolitan dengan tingkat mobilitas yang sangat

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt