Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA tahun 2019 kembali menerima sejumlah protes dari para orang tua murid.
Kali ini protes dilontarkan oleh para orang tua murid yang berada di SMAN 1 Tangsel, Jalan Pendidikan No.49, Ciputat, Tangsel, Senin (1/7/2019).
Belasan orang tua murid tersebut memprotes terkait jarak rumah yang dijadikan syarat penerimaan dalam sistem zonasi PPDB tahun 2019.
"Jarak rumah saya hanya 916 meter ke sekolah, tetapi anak saya tidak diterima, padahal ada juga anak yang jarak rumahnya ke sekolah lebih dari saya," ucap salah seorang orang tua murid, Erdy.

Selain dia, lanjutnya, ada pula yang orang tua murid yang lain mengalami hal serupa. Oleh karenanya, ia ingin adanya transparansi pengumuman PPDB tahun 2019 ini.
"Kalau di SMA Negeri 4 Tangerang Selatan itu di hasil pengumumannya ada nomor pendaftaran, nama siswa, asal sekolah dan status diterima dengan penyertaan melewati zona apa," imbuhnya.
Sementara, kata Erdy, di SMA Negeri 1 ini penerimaan tidak disertai dengan penyertaan melewati zona seperti apa, hanya ada pengumuman diterima atau tidak.
"Ini berarti tidak transparan, kita mau transparan. Anak itu diterima karena apa, jalur zonasi, jalur prestasi atau perpindahan orang tua. Karena ada beberapa anak yang jaraknya jauh itu diterima," tukasnya.(RAZ/RGI)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGWarga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews