Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:12
Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Muktamar XIII Dewan Pimpinan Pusat Satuan Karya (DPP Satkar) Ulama Indonesia akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun ini. Rencananya acara akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Terpilih, K.H Ma'ruf Amin.
Hal itu disampaikan langsung saat jajaran pengurus DPP Satkar Ulama Indonesia diantaranya Ali Yahya (ketua umum), Ridwan Hisjam (bendahara umum, yang juga Wakil Ketua Komisi 7 DPR RI), Siti Nur Azizah (wasekjen), Asyraf dan Sutomo (wabendum) melakukan audensi dengan Ma'ruf Amin.
"Tadi dilaporkan bahwa Ketua SC (Steering Committee) adalah Ridwan dan Ketua OC (Organizing Committee) adalah Azizah. Abah (Ma'ruf Amin) berkenan untuk membuka muktamar tersebut," ucap Siti Nur Azizah yang juga merupakan putri Wakil Presiden Terpilih, Ma'ruf Amin, Kamis (11/7/2019).

Pada saat audiensi itu juga, Azizah menyampaikan pesan Ma'ruf Amin, agar Satkar yang merupakan ormas Islam ikut berpartisipasi membangun perekonomian keumatan.
"Kenapa harus umat, karena umatlah masyarakat terbesar di negeri ini. Jika umatnya kuat, maka negara pasti kuat," sambung Azizah meneruskan pesan ayahnya.
Gelaran muktamar yang ke XIII ini sengaja diselenggarakan di Kota Tangsel Provinsi Banten, karena sebagai penghormatan kepada Ma'ruf Amin yang merupakan penggagas Provinsi Banten.(MRI/RGI)
Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.
TODAY TAGMenyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.
Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews