Connect With Us

Ini Keunikan Bendera yang Terbentang di Situ Parigi Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 18 Agustus 2019 | 15:10

Bendera sepanjang 2.019 meter yang berkibar menegelilingi Situ Parigi, Minggu (18/8/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dalam Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74, warga Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergotong royong mengibarkan bendera terpanjang dan terbanyak se-Provinsi Banten. 

Secara bersama-sama, mereka mengibarkan bendera berukuran normal sebanyak 1.074 buah dan bendera sepanjang 2.019 meter. 

Pengibaran bendera yang menjadi sejarah bagi Kota Tangsel ini dipelopori oleh seorang warga yang mendedikasikan hidupnya untuk untuk melestarikan situ yang terletak di Jalan Pengairan, Perigi Lama, Pondok Aren, Tangsel, Suhada.

BACA JUGA:

Saat ditemui, Suhada yang akrab disapa Bang kimpo menjelaskan makna dan keunikan di balik bendera yang telah berkibar menegelilingi Situ Parigi itu. 

"Pertama, saya sengaja membut pengibaran kolosal ini. Ini sebagai bukti bahwa semangat 'Merah Putih' (Nasionalisme) dapat mempersatukan masyarakat Indonesia," jelas Kimpoh usai pengibaran bendera, Minggu (18/8/2019).

Ia mengatakan, jumlah dan ukuran bendera pun memiliki arti. "Kenapa 1.074, karena 74 itu adalah usia Kemerdekaan bangsa kita. Sedangkan panjang bendera sepanjang 2.019 itu menunjukkan tahun ini," jelasnya.

Tak hanya itu, menurutnya yang menjadi keunikan terdapat pada pembuatan bendera tersebut. "Bendera yang panjangnya 2.019 meter itu dijahit cuma oleh satu orang aja. Udah gitu, cuma seminggu lagi waktunya. Malah kemarin sore juga belum selesai semua" katanya. 

Namun, ia bersyukur saat acara dimulai, bendera siap digunakan. "Alhamdulillah, acara lancar. Bahkan antusiasnya sangt tinggi. Ribuan orang memadati Situ Parigi," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill