Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa
Senin, 18 Mei 2026 | 11:09
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
TANGERANGNEWS.com-Dudung E. Direja, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Tangerang Selatan (Tangsel) menilai bahwa ekonomi kerakyatan akan menjadi tonggak dalam pembangunan ekonomi di Kota Tangsel.
Hal itu ia sampaikan usai membuka Dekopinda Cup Futsal di Futsal Camp, Jalan R.E. Martadinata, Ciputat, Tangsel, Jumat (23/8/2019).
Menurutnya, sistem perekonomian dengan berbasis kekuatan ekonomi rakyat ini harus terus didorong di Kota Tangsel. Sistem ekonomi kerakyatan ini juga dapat stabil dikala krisis perekonomian terjadi.
"Lebih stabil dibandingkan dengan padat modal. Oleh karena itu saya mengharapkan panglima pembangunan Tangsel bukan lagi infrastruktur, tapi membuat menguatkan ekonomi kerakyatan," katanya.
Ia menilai, saat ini ekonomi kerakyatan di Tangsel sudah mulai menggeliat. Hal itu terlihat dengan meningkatnya jumlah koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah.
"Makanya, keberpihakan pemerintah harusnya ke arah situ. Masyarakat kita dorong untuk itu (berkoperasi dan membangun UMKM)," imbuhnya.
Dudung yang juga menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) mengaku memiliki dua fokus dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.
"Pertama permodalan dan kedua adalah pemasaran," imbuhnya.
Untuk mencapai hal itu, lanjutnya, ia akan membuat Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) untuk masalah permodalan. Sedangkan terkait masalah pemasaran ia akan membantu melalui pengelolaan pasar tradisional.
"Nanti kita kasih slot UMKM kita di masing-masing pasar. Sehingga kita dapat mengakselerasikannya," pungkasnya.(MRI/RGI)
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengusulkan perampingan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews