Connect With Us

Udara Tangsel Buruk, Mahasiswa Gelar Aksi Teatrikal di Pamulang

Rachman Deniansyah | Kamis, 5 September 2019 | 18:27

| Dibaca : 554

Sejumlah mahasiswa di Tangerang Selatan menggelar aksi teatrikal atas buruknya udara di Tangsel, Kamis (5/9/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa di Tangerang Selatan (Tangsel) dari Masyarakat Peduli Lingkungan Kota (MALIKA) menggelar aksi teatrikal memprotes kondisi udara di Tangsel yang dinilai buruk.

Aksi itu berlangsung di Bunderan Pamulang, Jalan Pamulang Raya,  Pamulang, Tangsel, Kamis (5/9/2019).

Dalam aksinya, mereka menggunakan payung hitam, galon air. Beberapa kertas berukuran besar dibentangkan yang menginformasikan kondisi kualitas udara di Tangsel. Mereka menulis, udara di Tangsel terburuk di dunia serta minimnya ruang hijau.

Mereka juga menggunakan masker dan alat penghisap oksigen sebagai simbol kualitas udara di Tangsel tidak layak dihirup serta sebuah galon yang menyimbolkan tabung oksigen bertuliskan "udara bersih". 

Fitra Afthama, koordinator lapangan (korlap) aksi tersebut mengatakan, aksi itu digelar lantaran adanya data yang dilansir dari airvisual.com, yang menunjukkan Air Quality Index (AQI) di Tangsel mencapai 248 US AQI. 

Artinya, kata Fitra angka itu menunjukkan bahwa kualitas udara di Tangsel sangat buruk, bahkan tidak sehat. 

Ia menilai, kondisi ini karena ketidakpedulian pemerintahan Tangsel. 

"Yaitu minimnya ruang terbuka hijau. Di Tangsel hanya memiliki dua taman kota dan keduanya berada di daerah pengembang semua," ucap Fitra saat dihubungi TangerangNews, Kamis (5/9/2019).

Fitra menilai, Pemerintah Kota Tangsel seolah tak memiliki perencanaan penataan ruang soal ketersediaan ruang hijau.

"Dan seharusnya penyebaran ruang terbuka hijau ini merata di setiap kecamatan. Jangan seolah-seolah membangun ruang terbuka hijau, padahal yang membangun adalah pengembang," katanya. 

Pada aksi yang digelar sekitar pukul 14.30 WIB itu, peserta aksi juga memberi pesan bagi masyarakat Tangsel dalam menghadapi udara yang buruk ini. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk menaman pohon dilingkungannya masing-masing serta menggunakan masker saat bepergian," pungkasnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Masuk Mal, Produk Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Naik Kelas

Masuk Mal, Produk Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Naik Kelas

Senin, 21 Oktober 2019 | 08:51

TANGERANGNEWS.com-Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang menggelar pameran produk lokal di Supermal Lippo Karawaci. Event ini menjadi ajang promosi produk unggulan para pelaku Usaha Mikro di kota 1001 industri ini.

AYO! TANGERANG CERDAS
UPH Akan Gelar Concert Rapsodia Nusantara untuk Papua Damai

UPH Akan Gelar Concert Rapsodia Nusantara untuk Papua Damai

Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:47

TANGERANGNEWS.com-Berbagai pihak berharap kondisi keamanan di Papua segera pulih. Konflik berkepanjangan segera berakhir, Papua kembali dalam situasi aman, tentram dan damai.

MANCANEGARA
Dua Hari Dikubur Hidup-hidup, Bayi Perempuan di India Berhasil Selamat

Dua Hari Dikubur Hidup-hidup, Bayi Perempuan di India Berhasil Selamat

Rabu, 16 Oktober 2019 | 17:36

TANGERANGNEWS.com-Bayi perempuan di India ditemukan masih hidup meski telah dikubur. Bayi malang itu dalam kondisi kritis karena diduga telah dikubur sejak dua hari yang lalu.

TEKNO
Gunakan Jasa One Smart Services, Kemacetan di BSD City Bakal Terurai 

Gunakan Jasa One Smart Services, Kemacetan di BSD City Bakal Terurai 

Kamis, 17 Oktober 2019 | 07:00

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land menjanjikan kemacetan yang terjadi di wilayah BSD City bakal terurai. Sebab kini Sinarmas Land telah menggunakan jasa OneSmartServices guna mewujudkan

"Cobaan, kekalahan dan kegagalan tidak akan menjadi sesuatu yang buruk, tergantung bagaimana kita menyikapinya."

Donny Dhirgantoro