PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul
Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24
PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria mengapung di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah jembatan dekat The Breeze BSD, Jalan Boulevard BSD Timur, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/9/2019). Ketika ditemukan, kondisi mayat sudah mulai membusuk.
Informasi pertama kali diketahui dari sebuah video berdurasi 17 detik yang beredar di aplikasi Whatsapp.
Dalam video, terlihat beberapa warga dan jajaran kepolisian sedang mengevakuasi mayat pria itu.
"Ya itu posisi jenazah sudah dimasuki ke kantung jenazah dengan kepolisian dan forensik," ucap pria yang tak diketahui namanya dalam video tersebut.
Mayat yang diketahui bernama Agus Tomi, 53, itu ditemukan mengambang dengan mengenakan kaos berwarna biru serta celana berwarna hitam. Kondisi jenazah sudah dalam keadaan kaku dan terlihat cairan menyerupai darah keluar dari sekitar kepalanya.
Dari kartu identitas yang ditemukan saat evakuasi, diketahui korban merupakan seorang buruh lepas asal Kampung Sampora RT2/4, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Surya, 40, seorang pekerja proyek di sekitar lokasi mengatakan, mayat itu ditemui sekitar pukul 11.00 WIB. "Mayatnya sudah bau. Tadi siang polisi pada datang," kata Surya di sekitar lokasi.
Ia menerangkan, pertama kali ditemukan mengambang di pinggiran sungai. "Posisinya tadi agak di pinggir, di air yang dangkal. amayat udah dibawa sama polisi pake ambulan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews