Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Institut Teknogi Indonesia (ITI) di Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) akan segera berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Hal itu sesuai dengan amanah yang diterima Menteri Perindusrian (Menperin) Republik Indonesia Airlangga Hartarto dari mendiang Bacharuddin Jusuf Habibie semasa hidupnya.

“Sebelum beliau (Pak Habibie) meninggal, Saya sudah bicara ke Pak Presiden Joko Widodo, bahwa Banten memerlukan sebuah Institut apalagi di era 4.0, maka institut yang tepat dan lokasinya tepat yang berdiri di tanah Negara namanya Institut Teknologi Indonesia (ITI),” ucap Airlangga di Kampus ITI, Jumat (13/9/2019).


Ia mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, tidak ada institute yang terlengkap dan sebaik ITI.
Baca Juga :
“Jadi saya datang tugasnya disuruh itu saja sama Pak Rektor, sambil tertawa. Kita sama-sama berdoa, kita kompak, bagaimana kita mengalihkan aset yayasan ke tanah milik Negara,” terangnya.
“Sekarang kita bahas kajiannya seperti apa, semoga legalnya bisa diselesaikan dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menambahkan, sesuai pesan Habibie, dirinya bersama dengan Menteri Perindustrian dan Keluarga Besar ITI akan memperjuangkan ITI menjadi institut negeri di Banten.
“Sedang dalam kajian, dan penyelesaian legalnya, jika sudah akan dibahas bersama-sama,” singkatnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.
Tumpukan sampah di TPS liar, Jalan Darussalam 1, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang masih belum teratasi meski pemerintah daerah setempat disebut telah beberapa kali meninjau lokasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews