Connect With Us

Mengabdi Puluhan Tahun, Ratusan ASN Tangsel Raih Penghargaan

Rachman Deniansyah | Senin, 16 September 2019 | 15:07

Pemkot Tangsel memberikan penghargaan kepada 150 ASN di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Senin (16/9/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi puluhan tahun di Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya.

Penghargaan tersebut diberikan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Pengabdian itu menunjukan kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisplinan dan prestasi kerja dalam melaksanakan tugasnya sebagai ASN di lingkup Pemkot Tangsel.

Pemkot Tangsel memberikan penghargaan kepada 150 ASN di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Senin (16/9/2019).

Pemkot Tangsel memberikan penghargaan kepada 150 ASN di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Senin (16/9/2019).

Kali ini, penghargaan diberikan kepada 150 ASN di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Senin (16/9/2019).

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang menyerahkan penghargaan itu dan mengapresiasi para ASN yang mendapatkannya. 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

"Tadi saya berbincang, ternyata banyak verifikasi persyaratan untuk mendapatkan penghargaan ini, karena tidak semua orang bisa mendapatkannya baik penghargaan yang 10 tahun, 20 tahun maupun 30 tahun, karena begitu rumit dan detailnya untuk mendapatkan penghargaan ini," ucap Airin.

Baca Juga :

Menurutnya, ini merupakan pengabdian total, tulus dan ikhlas mengabdi untuk nusa dan bangsa. Airin berharap kinerja ASN bisa lebih baik lagi, lebih semangat, serta lebih disiplin.

Pemkot Tangsel memberikan penghargaan kepada 150 ASN di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Senin (16/9/2019).

"Penghargaan ini merupakan sebuah prestasi, tetapi dari penghargaan tersebut mengingatkan kepada kita apakah betul kita layak menerimanya atau tidak. Penghargaan bentuk tanda jasa yang diberikan Presiden merupakan penghargaan tertinggi," jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada ASN yang telah bekerja dan penuh kesetiaannya terhadap Pancasila, UUD 1945, dan Pemerintah.

"Untuk tahun ini ada 300 ASN yang mendapatkan penghargaan, tahap awal diberikan kepada 150 ASN yang terdiri dari pengabdian, kecakapan, disiplin selama 30 tahun yakni sebanyak 49 orang, 20 tahun sebanyak 48 orang dan 10 tahun sebanyak 53 orang," pungkasnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill