Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:40
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran terjadi di pool bus Primajasa di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (27/9/219).
Menurut keterangan Arif, 40, warga di sekitar lokasi, ia pertama kali melihat si jago merah sekitar pukul 14.00 WIB.
"Sebelumnya saat saya mengarah ke Ciputat belum ada apa-apa. Enggak lama sekitar jam 14.00 WIB sudah ada asap," terang Arif di lokasi kebakaran.


Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api kian meluas. Asap hitam pun mengepul.
Pantauan TangerangNews, kepulan asap yang membumbung tinggi terlihat dari lokasi yang cukup jauh.
"Tadinya saya menyangka itu sampah yang dibakar, tapi ternyata pas saya lihat itu kobaran api yang lama-lama besar," ungkapnya.
Ia menuturkan, sempat terdengar suara ledakan dari kebakaran tersebut.
"Ya itu berasal dari ban yang masih utuh," imbuhnya.


Sampai pukul 16.00 WIB, api belum dapat dipadamkan.
23 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Tangsel, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan DKI Jakarta yang silih bergantian membawa pasokan air untuk memadamkan api tersebut.(RMI/HRU)
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews