KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan Muhamad siap mundur dari posisinya saat ini guna melanjutkan niatnya menjadi Wali Kota Tangsel menggantikan Airin Rachmi Diany.
Muhamad telah menyerahkan kelengkapan berkas pendaftaran bakal calon Wali Kota Tangsel pada penjaringan yang dibuka oleh DPC PKB Tangsel di Kantor DPC PKB Tangsel, Jalan Villa Pamulang Mas, Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Minggu (13/10/2019).
BACA JUGA:
"Alhamdulillah, berkas sudah diserahkan. Saya sudah melengkapi semua berkas-berkasnya," kata Muhamad.
Saat ditanyakan soal statusnya sebagai Aparatur Negeri Sipil (ASN) Muhamad menjawab bahwa dirinya siap untuk melepas statusnya tersebut.

Meskipun Muhamad masih memiliki waktu sampai empat tahun ke depan sebagai Sekda. Sesuai dengan regulasi pencalonan, Muhamad mengaku rela melepaskan jabatannya itu.
"Tentu itu konsekuensi dan telah diatur undang-undang. Tadi saya pun sudah isi bahwa saya siap mengundurkan diri sebagai ASN," ucapnya.
"Tidak masalah, justru sudah kita pikirkan. Kalaupun kalah kita berhenti (sebagai ASN). Itu sudah konsekuensi politik. Itu resiko jika kalah," terangnya.
"Jika saya terpilih saya yakin akan meningkatkan pelayanan masyarakat menjadi lebih baik," pungkasnya.(DBI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews