Connect With Us

Hari Santri, Airin Janjikan Dana Hibah Bagi Pesantren di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:02

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Al-Amanah Al-Bantani, Jalan Raya Puspiptek, Babakan, Setu, Tangsel, Selasa (22/10/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany berikan angin segar bagi pondok pesantren, saat memperingati Hari Santri Nasional di Pesantren Al-Amanah Al-Bantani, Jalan Raya Puspiptek, Babakan, Setu, Tangsel, Selasa (22/10/2019).

Dalam pidatonya, Airin berbicara terkait wacananya tentang dana hibah bagi pesantren. 

BACA JUGA:

"Ini yang kita dorong untuk bisa memenuhi secara regulasi aturan dan ketentuan hingga tahun depan kita bisa memberikan bantuan hibah, yang sedang kita susun bersama-sama dengan teman-teman DPRD," ucap Airin di hadapan ratusan santri dan kiai.

Airin berharap, berapapun besarannya, pihak pesantren bisa melihat dana hibah itu sebagai bentuk dukungan secara materil maupun moril.

"Lagi digodok, sejauh mana kekuatan anggaran yang bisa kita miliki," imbuhnya.

Airin menuturkan, jika wacananya itu telah rampung, dana hibah akan diberikan ke seluruh pesantren se-Tangsel. Namun besarnya anggaran kemungkinan akan bervariasi.

"Ada 70-an (pesantren) yang terdaftar. Kalau santrinya, tergantung, seperti Al-amanah dan Al-Bantani kan banyak. Sementara ada juga pondok pesantren yang ratusan orang saja, ada juga pondok pesantren tipenya yang ada pondok ada sekolah formal. Yang pasti modern ada, salafi ada," pungkasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill