Connect With Us

Puluhan ASN Tangsel Terjaring Operasi Zebra

Yudi Adiyatna | Jumat, 25 Oktober 2019 | 23:36

Operasi Zebra Jaya 2019 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Selama tiga hari pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2019 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), polisi menilang puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Tangsel.

ASN tersebut ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas. 

"Selama tiga hari berjalan untuk ASN ada 23 yang terjaring razia. Pelanggarannya macam-macam," ujar Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, Jumat (25/10/2019)

Operasi Zebra Jaya 2019 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Selama tiga hari pula, 355 ditilang yang didominasi pelanggar lalu lintas berprofesi karyawan swasta sebanyak 172 pengendara.

Sementara urutan berikutnya pelajar dan mahasiswa sebanyak 72 pengendara, serta sopir sebanyak 78 orang.

"Jumlah total pelanggaran lalu lintas selama tiga hari sebanyak 355, sementara ada 121 pelanggar yang kami tegur, sebagai bentuk diskresi," ujarnya.

Baca Juga :

 

Petugas juga mengamankan 172 SIM dan 183 STNK.

Sedangkan berdasarkan jenis kendaraan yang melakukan pelanggaran didominasi kendaraan roda dua sebanyak 228, sisanya adalah mobil angkutan.

"Kami imbau para pengendara agar mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bukan hanya diri sendiri tapi juga orang lain," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill