Connect With Us

Polisi Buru Pembuang Jasad Bayi Prematur di Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Kamis, 31 Oktober 2019 | 12:33

| Dibaca : 385

Sesosok mayat bayi terbungkus plastik hitam ditemukan di atas lahan milik Kampus Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), RT 004 RW 002, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Minggu (27/10/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Sektor (Polsek) Pondok Aren masih memburu pelaku yang tega membuang jasad bayi prematur di lahan milik Kampus Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Minggu (27/10/2019) lalu. 

"Sekarang prosesnya masih kita lidik," ungkap Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto saat ditemui di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Kecamatan Serpong, Kamis (31/10/2019).

Ia menerangkan, jasad bayi yang diduga masih berusia lima bulan kandungan itu merupakan hasil aborsi. Kemudian dibuang menggunakan kantong plastik hitam.

Baca Juga :

 

Dalam proses penyelidikan, kata Afroni, pihaknya telah melakukan beberapa upaya agar kasus ini segera terungkap.  "Kita sudah kumpulkan para ketua RT (Rukun Tetangga) setempat," paparnya. 

Ia menegaskan, pihaknya akan terus memburu pelaku yang tega membuang jasad bayi malang tersebut. "Nanti kita kabarkan jika sudah terungkap," pungkasnya.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Bebas dari Penjara

Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Bebas dari Penjara

Kamis, 4 Juni 2020 | 18:27

TANGERANGNEWS.com-Ferdian Paleka dapat menghirup napas bebas setelah sempat ditahan dibalik jeruji besi karena kasus prank sembako sampah

BANDARA
Penumpang COVID-19 Lolos di Bandara Soetta, Ini Kata KKP

Penumpang COVID-19 Lolos di Bandara Soetta, Ini Kata KKP

Jumat, 3 Juli 2020 | 11:11

TANGERANGNEWS.com-Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta (Soetta) semakin memperketat pengawasan pemeriksaan dokumen kesehatan calon penumpang

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi