Connect With Us

Memasuki Musim Penghujan, DLH Tangsel Waspadai Pohon Tumbang

Rachman Deniansyah | Rabu, 6 November 2019 | 14:08

Sekretaris DLH Tangsel Yepi Suherman. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meningkatkan kewaspadaannya terhadap bahaya bencana yang berpotensi terjadi. Salah satunya dengan melakukan pemeliharaan dan pemangkasan pohon. 

Sekretaris DLH Tangsel Yepi Suherman menjelaskan, pemeliharaan dan pemangkasan itu memang harus dilakukan rutin.

"Sebab, di satu sisi pohon sangat dibutuhkan bagi penghijauan, tapi sisi lain juga dapat bermasalah juga," jelas Yepi saat ditemui di wilayah Pamulang, Rabu (6/11/2019).

BACA JUGA:

Terutama, kata Yepi, pohon yang sudah berusia tua dan mengalami keretakan atau keropos. 

"Karena berpotensi untuk tumbang. Maka, akan dilakukan pemeliharaan atau pemangkasan pada pohon itu," ujarnya.

Ia meneruskan, pemangkasan itu nantinya akan dilakukan sesuai dengan kondisi pohon.

"Sesuai usia pohon, kalau masih sehat dan masih kuat, kita enggak habisin (pangkas habis). Tapi kalau usianya tua dan keropos, itu kita habisin. Nanti kita ganti dengan pohon penggantinya," terang Yepi.

Ia menambahkan, untuk mencari dan mengawasi pohon, pihaknya mempunyai dua cara. 

"Selain kita muter (mencari pohon) sendiri, kita pun terima pengaduan dari masyarakat," imbuhnya. 

Menurutnya permasalahan pohon ini butuh kepedulian bersama. Mengingat, banyaknya pepohonan di Tangsel yang sudah berusia tua. 

"Karena kondisinya pohon ini ditanam cukup lama, sejak sebelum Tangsel berdiri, seperti di wilayah BSD, dan Pondok Aren," pungkasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill