Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove
Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TANGERANGNEWS.com-Rumor mengenai adanya ancaman terhadap siswa SD yang ginjalnya akan diambil oleh pria tak dikenal menyeruak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Teror itu mulai terdengar saat salah seorang siswa mengaku menjadi korban ancaman tersebut, Jumat (8/11/2019) lalu.
DA, 9 yang hendak pulang sekolah, tiba-tiba didekati oleh orang yang tak dikenal. Saat itu, korban diancam akan diambil ginjalnya.
Atas hal itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang mengimbau kepada setiap orang tua agar mengawasi buah hatinya.
"Karena anak SD harus diawasi dan apabila menggunakan anter jemput diharapkan kenal dengan yang menjemputnya. Tolong diawasi," ucap Kanit Binmas Polsek Pamulang AKP Tio Rina Sinaga saat memberikan penyuluhan di SDN Bambu Apus 02, Jalam Arwana, Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Selasa (12/11/2019).
Ia meminta kepada setiap orang tua untuk berusaha menjemput anaknya ketika pulang sekolah.
Baca Juga :
Selain itu, Tio juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar menolak apapun dari orang yang tak dikenal dan mencurigakan.
"Jangan dilayani ya adik-adik. Apabila diberi apapun jangan diambil dan diterima untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," imbaunya.
Kepala Sekolah SDN Bambu Apus 02, Ube Jubaedah meminta kepada jajaran guru menunggu siswanya saat jam sekolah usai. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan siswa.
"Pulang sekolah juga dipantau sama guru-guru. Misalkan ada yang belum jemput, ditungguin, kalau misalnya sudah dijemput dianterin sama guru atau penjaga. Nanti juga akan kita pasang spanduk himbauan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TODAY TAGUnit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews