Connect With Us

HUT Tangsel ke-11, Siti Nur Azizah: Hidupkan Kembali Semangat Blandongan

Yudi Adiyatna | Selasa, 26 November 2019 | 15:25

Siti Nur Azizah. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Semangat kebudayaan harus menjadi salah satu pilar pembangunan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kota yang memiliki beragam potensi budaya ini harus tumbuh tanpa kehilangan identitas.

Sejak kelahirannya 11 tahun yang lalu, unsur kebudayaan telah melekat dalam logo kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini, yaitu rumah blandongan.

Ternyata, dibalik simbol rumah  khas Tangsel ini, tersimpan makna yang dalam, seperti dibeberkan bakal calon (bacalon) Wali Kota Tangerang Siti Nur Azizah saat ditemui awak media dibilangan Tangsel, Selasa (26/11/2019).

Dikatakan Puteri Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin tersebut, rumah blandongan memiliki filosofi pada tiap bagiannya yang selain sebagai sumber identitas segenap warga Tangsel, juga menjadi cermin watak serta karakter warganya.

Azizah pun menerangkan salah satu bagian rumah tersebut, yaitu pada bagian beranda.

BACA JUGA:

Blandongan pada bagian beranda rumah, kata dia, menggambarkan keterbukaan warga Tangsel dalam berpikir dan berperilaku. Sehingga Tangsel memiliki spirit sebagai kota yang terbuka dalam menerima berbagai perbedaan. Berbagai suku bangsa, agama, dan sistem sosial. Sehingga ekslusifme agama, sosial, dan politik tentu merupakan sesuatu yang bertentangan dengan watak Tangsel yang sesungguhnya.

“Beranda pada rumah blandongan juga merupakan tempat berkumpul dan bermusyawarah untuk memutuskan suatu perkara. Hal ini mencerminkan karakter warga Tangsel yang dicita-citakan sejalan dengan watak demokrasi. Kita bermusyawarah untuk menyelesikan masalah. Agar selesai masalahnya tentu melibatkan mereka yang memiliki masalah. Karena mereka yang punya masalahlah yang mengetahui pokok detail masalah tersebut,” terangnya.

Selain itu, beranda pada rumah blandongan dijelaskan Azizah juga merupakan rumah kerja. Berbagai peralatan disimpan di sana. Berbagai pekerjaan dikerjakan secara bersama. Semua pihak tanpa pandang bulu berbagi peran secara maksimal. 

“Hal ini hanya bisa terjadi bila kita saling memahami potensi masing-masing. Tangselpun semestinya berkembang ke arah sana. Kita harus tahu potensi setiap wilayah. Kampung-kampung bukan tanpa peran, kita harus tahu peran apa yang mesti dilakukan dalam pembangunan,” tambahnya.

Lanjut Azizah, kampung-kampung di Tangsel menyimpan khazanah kearifan lokal yang luar biasa. Hilangnya kampung berarti hilang kearifan Tangsel sebagai sebuah kota. 

“Kampung adalah ibu dari kota. Durhaka terhadap kampung, berarti kita durhaka terhadap kota. Kampung harus menemukan potensinya, lalu negara berperan meningkatkan kapasitasnya. Disitu kampung bisa sejajar dengan mereka yang lebih mapan ekonominya,” tegasnya.

Masih soal beranda blandongan, Azizah penuh semangat menjelaskan bahwa ruang tersebut juga tempat semua anggota keluarga bersuka cita, berkreasi, dan mengembangkan diri. Kota Tangsel pun, menurutnya, semestinya membuka ruang dan kesempatan yang sama bagi warganya untuk berekspresi tanpa diakriminasi dan tanpa intimidasi. 

Sehingga, kata Azizah, kemampuan terbaik warga Tangsel akan muncul mengisi ruang kosong yang selama ini diisi orang lain. Kemampuan berkreasi warga, ditekankannya, adalah sumber abadi daya mempertahankan diri dari kejamnya kehidupan yang penuh duri.

“Itulah salah satu permata Tangsel yang harus kembali kita hidupkan dalam ulang tahun Kota Tangsel yang kita cintai hari ini,” pungkasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:38

Perhelatan akbar pameran otomotif bertaraf internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill