Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi satu-satunya kota yang menyediakan darah gratis bagi warganya yang membutuhkan. Namun, nampaknya darah gratis itu belum tersalurkan secara maksimal.
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, masih terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) dari anggaran yang telah dialokasikan.
"Kita sudah simpan alokasi kurang lebih Rp5 miliar. Tapi ternyata SILPA hampir di atas Rp3 miliar," jelas Airin di Grand Zuri Hotel, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Kamis (28/11/2019).
Menurutnya, SILPA itu menandakan bahwa pelayanan darah gratis yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 14 tahun 2017, belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Kita evaluasi apa yang terjadi, atau memang masyarakat tidak tahu, bahwa ternyata ada darah di PMI Tangsel, yang bahkan biayanya kita tanggung," ucap Airin.
Menjawab hal itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel Suhara Manullang mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat terkait darah gratis ini secara terus menerus.
Menurutnya, kendala yang dihadapi adalah terkait kerja sama antara PMI Tangsel dengan rumah sakit yang ada di Tangsel.
"Saat ini, dari 30 rumah sakit, baru terdapat 18 rumah sakit yang sudah Memorandum of Understanding (MoU) atau bekerja sama dengan PMI Tangsel," tutur Suhara.
Suhara berdalih, hal itulah yang menjadi kendala. Sebab, darah yang disediakan tidak maksimal diserap.
"Makanya tadi Ibu Wali Kota mengintruksikan untuk mengadakan pertemuan dengan rumah sakit," imbuhnya.
Suhara berharap agar seluruh rumah sakit di Tangsel bisa segera bekerja sama dengan pihaknya. Karena rumah sakit yang dapat memanfaatkan darah gratis adalah rumah sakit yang telah bekerja sama.
"Rumah sakit itu harus mengadakan MoU dengan Dinas Kesehatan dan UDD Kota Tangsel," pungkasnya.(MRI/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.
Paramount Petals ikut merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Paramount Petals Semarak Kemerdekaan yang mengusung tema “Sinergi dalam Kebersamaan” yang digelar di Pasar Modern Paramount Petals pada Sabtu 22 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews