Connect With Us

Pemkot Tangsel Dorong PMI Perluas Kerjasama Penyaluran Darah Gratis

Rachman Deniansyah | Kamis, 28 November 2019 | 22:22

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang bertajuk Pengolahan Darah yang Aman dan Bersandar Mutu di Grand Zuri Hotel, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Kamis (28/11/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi satu-satunya kota yang menyediakan darah gratis bagi warganya yang membutuhkan. Namun, nampaknya darah gratis itu belum tersalurkan secara maksimal. 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, masih terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) dari anggaran yang telah dialokasikan. 

"Kita sudah simpan alokasi kurang lebih Rp5 miliar. Tapi ternyata SILPA hampir di atas Rp3 miliar," jelas Airin di Grand Zuri Hotel, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Kamis (28/11/2019).

Menurutnya, SILPA itu menandakan bahwa pelayanan darah gratis yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 14 tahun 2017,  belum dimanfaatkan secara maksimal. 

"Kita evaluasi apa yang terjadi, atau memang masyarakat tidak tahu, bahwa ternyata ada darah di PMI Tangsel, yang bahkan biayanya kita tanggung," ucap Airin. 

Menjawab hal itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel Suhara Manullang mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat terkait darah gratis ini secara terus menerus. 

Menurutnya, kendala yang dihadapi adalah terkait kerja sama antara PMI Tangsel dengan rumah sakit yang ada di Tangsel. 

"Saat ini, dari 30 rumah sakit, baru terdapat 18 rumah sakit yang sudah Memorandum of Understanding (MoU) atau bekerja sama dengan PMI Tangsel," tutur Suhara.

Suhara berdalih, hal itulah yang menjadi kendala. Sebab, darah yang disediakan tidak maksimal diserap. 

"Makanya tadi Ibu Wali Kota mengintruksikan untuk mengadakan pertemuan dengan rumah sakit," imbuhnya. 

Suhara berharap agar seluruh rumah sakit di Tangsel bisa segera bekerja sama dengan pihaknya. Karena rumah sakit yang dapat memanfaatkan darah gratis adalah rumah sakit yang telah bekerja sama. 

"Rumah sakit itu harus mengadakan MoU dengan Dinas Kesehatan dan UDD Kota Tangsel," pungkasnya.(MRI/RGI)

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

KOTA TANGERANG
Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Senin, 25 Mei 2026 | 18:41

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang mulai mengalami kenaikan.

HIBURAN
3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill