Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Wacana vape/rokok elektrik yang akan dilarang di Indonesia dan dinyatakan berbahaya bagi kesehatan ditanggapi oleh puluhan komunitas vape di Tangerang.
Mereka melakukan rontgen massal untuk membuktikan jika vape tidak berbahaya di Graha Bintaro Raya, Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (30/11/2019).
Kegiatan yang bertajuk "Vapers Tangerang Bergerak Rontgen Bersama" ini bekerjasama dengan salah satu klinik yang berada di Rawa Mangun.
Ketua Pelaksana Yudichank mengatakan, kegiatan ini untuk menanggapi pernyataan yang menyebutkan bahwa vape tidak baik untuk kesehatan dan akan dilarang di Indonesia.

"Sebagai vapers baik itu personal komunitas punya awareness kesehatan, bagaimana kita bisa ngecek itu semua. Dengan adanya rontgen ini harapannya saya cuma satu, saya mau kasih data pengguna vape bahwa statment yang berhembus tidak sebaik diberitakan, kita ngecek langsung data kebenarannya," ujar Yudichank dari komunitas vape Therion DNA Indonesia, Sabtu (30/11/2019).
Nantinya, hasil rontgen para vapers ini akan ditampilkan pada saat event besar vape dibilangan Manggarai dan akan mengundang dokter.
"Akan kita pamerkan di tanggal 21, akumulasi dari semua kegiatan rontgen dijadikan satu. Di sana akan ada banyak orang termasuk dokter. Foto-foto rontgen akan dishare dan kita bisa bertanya langsung kepada dokter hasilnya apa biar diidentifikasi langsung," paparnya.

Sementara itu, Sekertaris Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Banten, Andi Noval mengapresiasi kegiatan rontgen bersama para vapers di Tangerang.
Andi justru ingin adanya penelitian secara langsung jika memang vape itu berbahaya seperti apa yang diberitakan.
"Setelah adanya itu, atas dasar masing-masing komunitas vape mengecek bener enggak sih apa yang dikatakan BPOM. Kita tagih dasar penelitian yang menyebutkan vape berbahaya, ternyata enggak ada. Kalau memang dikatakan berbahaya, harus disertakan hasil penelitian," ungkap Andi.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews