80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan siswa Sekolah Khusus (SKh) Assalam 01 telah direlokasi di SKh Assalam 02 yang berada di Jalan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Relokasi itu dilakukan karena bangunan sekolah yang berada di Jalan Cendana, Serpong, Tangsel itu mengalami keretakan.
Saat ini, 84 siswa berkebutuhan khusus tersebut tengah menjalani ujian. Mirisnya, ujian itu dilaksanakan di bawah tenda pengungsian.
"Iya saat ini, kita sedang melaksanakan ujian di SKh Assalam 02 yang kita tumpangi. Ujiannya di bawah tenda yang besar," ungkap Bendahara Skh Assalam 01 Indri Firmansyah, Selasa (3/12/2019).
BACA JUGA:
Indri menerangkan, kondisi tersebut dikarenakan ruang pada sekolah yang ditumpanginya terbatas lantaran siswa SKh Assalam 02 juga sedang tengah melakukan ujian.
"Kan ini digabung dengan Assalam 02, tempatnya penuh. Siswa Assalam 02 di kelas dan kita di halaman depan. Jadi sendiri-sendiri (ujiannya)," terangnya.
Indri mengungkapkan, meski kondisi itu mengganggu konsentrasi ujian siswanya, dirinya tak dapat berbuat banyak. Menurutnya, yang terpenting para siswanya tak ketinggalan ujian.
"Ya habis mau bagaimana lagi karena enggak ada lahan. Namanya juga belajar di tenda," tuturnya.
Sebelumnya, bangunan SKh Assalam 01 retak di beberapa titik bangunan sekolah. Keretakan itu muncul sejak terjadi bencana gempa bumi pada Agustus 2019 lalu.(RAZ/RGI)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGFenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews