Connect With Us

Bangunan Sekolah Retak, Siswa Assalam 01 Serpong Ujian di Tenda Pengungsian

Rachman Deniansyah | Selasa, 3 Desember 2019 | 15:06

Pelajar Sekolah Khusus (SKh) Assalam 01, menjalani proses kegiatan belajar mengajar di bawah tenda pengungsian. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan siswa Sekolah Khusus (SKh) Assalam 01 telah direlokasi di SKh Assalam 02 yang berada di Jalan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Relokasi itu dilakukan karena bangunan sekolah yang berada di Jalan Cendana, Serpong, Tangsel itu mengalami keretakan. 

Saat ini, 84 siswa berkebutuhan khusus tersebut tengah menjalani ujian. Mirisnya, ujian itu dilaksanakan di bawah tenda pengungsian.

"Iya saat ini, kita sedang melaksanakan ujian di SKh Assalam 02 yang kita tumpangi. Ujiannya di bawah tenda yang besar," ungkap Bendahara Skh Assalam 01 Indri Firmansyah, Selasa (3/12/2019).

BACA JUGA:

Indri menerangkan, kondisi tersebut dikarenakan ruang pada sekolah yang ditumpanginya terbatas lantaran siswa SKh Assalam 02 juga sedang tengah melakukan ujian. 

"Kan ini digabung dengan Assalam 02, tempatnya penuh. Siswa Assalam 02 di kelas dan kita di halaman depan. Jadi sendiri-sendiri (ujiannya)," terangnya.

Indri mengungkapkan, meski kondisi itu mengganggu konsentrasi ujian siswanya, dirinya tak dapat berbuat banyak. Menurutnya, yang terpenting para siswanya tak ketinggalan ujian. 

"Ya habis mau bagaimana lagi karena enggak ada lahan. Namanya juga belajar di tenda," tuturnya.

Sebelumnya, bangunan SKh Assalam 01 retak di beberapa titik bangunan sekolah. Keretakan itu muncul sejak terjadi bencana gempa bumi pada Agustus 2019 lalu.(RAZ/RGI)

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

NASIONAL
Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:43

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

BISNIS
Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50

Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill