AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar workshop internal Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) 1.1 di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Selasa (3/12/2019).
Workshop yang melibatkan sekitar 80 peserta dari seluruh lapisan RSU Tangsel ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan mutu dan keselamatan pasien RSU Kota Tangsel, khususnya menuju penilaian SNARS 1.1 yang akan dilaksanakan Desember tahun 2020 mendatang.

"Ini merupakan persiapan yang dilakukan RSU Tangsel untuk meningkatkan pelayanan RSU, terutama dalam menyambut penilaian SNARS edisi 1.1. Karena penilaian akreditasi rumah sakit dilakukan tiga tahun sekali. Sebelumnya dilakukan tahun 2017," jelas ketua tim akreditasi RSU Kota Tangsel, dr. Dian Permatasari.

Menurutnya, workshop ini sangat penting. Sebab, pada SNARS edisi 1.1 memiliki pembaruan dari edisi sebelumnya, yaitu SNARS edisi 1.
"Penilaian SNARS 1.1 akan melibatkan tiga kelas, yaitu kelas manajemen, kelas medis, dan kelas perawatan," tutur Dian.
Kelas manajemen, diantaranya meliputi peningkatan mutu, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, dan lainnya. Sedangkan kelas medis, meliputi pelayanan kamar bedah, pelayanan/asesmen pasien, dan lainnya.
"Kalau untuk kelas keperawatan, diantaranya meliputi pencegahan dan pengendalian infeksi, hak pasien dan keluarga, dan lainnya," imbuhnya.
Dian mengatakan, setidaknya terdapat 15 kelompok kerja (pokja) yang akan diikutsertakan dalam penilaian akreditasi tersebut.
"Elemen penilaiannya banyak. Selain itu, yang terlibat dalam penilaian pun banyak. Tahun ini kita melibatkan seluruh kepala ruangan terutama perawat-perawat, kepala unit, kepala instalasi, bidang bahkan sampai Direktur juga kita libatkan di SNARS edisi 1.1 ini," tutur Dian.

Selain itu, kata Dian, poin penilaian SNARS edisi 1.1 juga memiliki tambahan dari penilaian sebelumnya.
"Perbedaannya tidak terlalu banyak, ada penambahan dari program nasional. Diantaranya Geriatri (cabang kedokteran yang mempelajari keadaan fisiologis dan penyakit-penyakit pada usia lanjut, dan fokus pada penuaan dini) dan PPRA (Program Pengendalian Resistensi Antimikroba) untuk pengendalian resistensi antibiotik. Sebelumnya itu tidak ada," terang Dian.
Untuk itu, RSU Kota Tangsel mendatangkan tim surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit, dr. Mary S Maryam dan dr. Zirmacatra, sebagai narasumber dalam workshop tersebut.
"Jadi harus disiapkan semuanya agar sesuai dengan standar akreditasi yang sudah dibuat," pungkasnya.(ADV)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGMenyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews