KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan selalu memiliki cara unik dalam menertibkan pengendara yang melakukan pelanggaran.
Salah satunya, yaitu dengan memasang papan imbauan yang eksentrik. Papan imbauan itu memiliki kalimat lucu dan kekinian.
"Kuylah (Yuk lah) udah wayahnya tertib lalu lintas biar gak ambyar," isi papan imbauan tersebut.

Selain kata-kata gaul, ada pula imbauan yang juga diwarnai dengan pantun.
"Beli genteng di Pasar Kedongdong, abang ganteng jangan ngebut dong," demikian bunyi pantun di papan itu.
Juga imbauan bertuliskan "Melawan orang tua aja dosa, apalagi melawan arus, bisa celaka".

Papan imbauan itu pun dilengkapi dengan gambar salah satu anggota Satlantas Polres Tangsel, dengan ekspresi wajah dan pose sesuai dengan kalimat tersebut.
Baca Juga :
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando mengatakan, spanduk imbauan itu bertujuan untuk mengingatkan pengendara agar senantiasa tertib lalu lintas.

"Iya untuk imbauan tersebut sudah terpasang sejak kemarin sampai dengan Operasi Lilin selesai, setelah tahun baru," kata Bayu, Rabu (25/12/2019).
Menurutnya, spanduk imbauan lucu itu tersebar di beberapa titik ruas jalan di wilayah Tangerang Selatan.

Sedikitnya, terdapat ada enam titik papan imbauan yang terpasang di Kota Tangsel. Diharapkan para pengendara dapat tertib berkendara meski tak ada petugas kepolisian yang berjaga.
"Enam jalan, yaitu TL (Traffic Light) Promoter, TL German Center, ST Rawa buntu, WTC BSD,TL BSD Plaza, TL Alam sutera," tutupnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews