Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Lelah usai merayakan malam pergantian tahun membuat sebagian besar warga terlelap tidur. Namun, alangkah kagetnya mereka, saat membuka mata, banjir telah masuk ke dalam rumah.
Seperti dituturkan Bayu, warga di Jalan Pinus XIII, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel. Air mulai menggenangi rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB.

"Pas saya bangun, tiba-tiba air sudah masuk rumah. Saya kaget, enggak sempat menyelamatkan barang-barang," kata Bayu, Rabu (1/1/2020).
Akibatnya, meski banjir tersebut tidak terlalu tinggi, namun beberapa barang elektronik dan perabot rumah tangga miliknya rusak terendam air.
"Air yang masuk sih kira-kira semata kaki lebih. Tapi kalau di luar (rumah) bisa sepaha orang dewasa. Barang-barang enggak sempat diselamatin. Laptop saya saja terendam, kulkas, sofa. Ya semuanya," terangnya.

Saat ini, air di rumahnya telah surut. Namun, sebagian rumah warga masih terendam.
"Semoga cepat surut deh. Biasanya surutnya cepat. Kalau ini enggak tahu, lama sih dari pagi belum surut juga," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews