Connect With Us

4.000 KK di Tangsel Terdampak Banjir, Benyamin: Ini Banjir Terparah

Rachman Deniansyah | Rabu, 1 Januari 2020 | 22:27

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut, bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Tangsel kali ini menjadi yang paling parah. 

"Ini banjir paling parah. Tersebar rata di tujuh kecamatan.  Biasanya enggak semua di tujuh kecamatan seperti ini," kata Benyamin saat di lokasi banjir, Pesona Serpong, Setu, Tangsel, Rabu (1/1/2020).

Menurut data yang ia catat hingga saat ini, setidaknya terdapat lebih dari 4.000 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir di wilayah Tangsel. 

Ia membeberkan titik banjir itu, diantaranya Kecamatan Pamulang sembilan titik yang menyebabkan sekitar 965 KK terdampak. Sedangkan, di Kecamatan Ciputat terdapat empat lokasi, dengan korban yang terdampak mencapai 1.750 KK.

Banjir di Tangsel.

Selanjutnya, dua titik banjir banjir di Kecamatan Pondok Aren membuat sekitar 640 KK terdampak. Kemudian di Kecamatan Serpong Utara, yakni Vila Mutiara, sekitar 1.400 KK terdampak. 

Sementara, untuk Kecamatan Serpong, belum terdata jumlah KK yang terdampak. Baru dilaporkan terdapat dua titik banjir. Hal itu serupa dengan Kecamatan Ciputat Timur. Dari satu titik banjir, belum terdata jumlah KK yang terdampak.

Benyamin melanjutkan, wilayah paling parah terdampak banjir adalah Kecamatan Setu, yaitu di Perumahan Pesona Serpong dengan jumlah korban yang terdampak 250 KK. Diketahui banjir yang terjadi di Pesona Serpong mencapai atap rumah.

Benyamin menerangkan, banjir yang menerpa seluruh kecamatan di Tangsel ini disebabkan oleh beberapa faktor.

"Curah hujan yang tinggi dan intensitas hujan yang lama, luapan sungai dan anak sungai yang melintasi Tangsel, sedimentasi sungai, kemudian drainase tidak bagus, serta sumbatan sampah, dan beberapa penyebab lain. Ini akan kita evaluasi," tuturnya.

Saat ini, kata Benyamin, dirinya telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyalurkan logistik kepada korban.

"Untuk beli makanan siap saji dan langsung didistribusikan untuk makan malam dan sarapan nantinya. Bahkan Dinsos sudah bilang, pesan saja di warung nasi nanti biayanya dari Dinsos," ujar Benyamin.

Selain itu, ia pun memerintahkan jajarannya untuk mendata keperluan lain yang dibutuhkan korban.

"Kita juga sudah kerahkan kekuatan yang kita miliki, BPBD, kemudian Damkar, dan semua elemen terkait.  PMI, Puskesmas juga saya cek sudah siap.  Posko pengungsian, dan dapur umum pun telah disediakan," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Pindahkan Jemaat POUK Tesalonika Beribadah Sementara di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga

Bupati Tangerang Pindahkan Jemaat POUK Tesalonika Beribadah Sementara di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga

Sabtu, 4 April 2026 | 21:21

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memastikan jemaat POUK Tesalonika di Kecamatan Teluknaga dapat kembali melaksanakan ibadah di aula eks Kantor Kecamatan Teluknaga yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill