Connect With Us

Tanggap Bencana, PDI Perjuangan Tangsel Buka Posko Bagi Korban Banjir

Rachman Deniansyah | Kamis, 2 Januari 2020 | 21:13

Pengurus PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan memberikan bantuan logistik kepada para korban banjir di Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuka posko tanggap bencana bagi para korban yang terdampak banjir di wilayah Tangsel. 

Gerakan yang dinamakan Banteng Siaga Banjir itu bergerak atas kondisi darurat atas bencana banjir yang menimpa beberapa wilayah di Tangsel.

Penanggung jawab Banteng Siaga Banjir DPC PDI Perjuangan Suhari Wicaksono mengatakan, gerakan siaga banjir itu langsung dibentuk sesaat setelah bencana banjir mulai merendam, Rabu (1/1/2020).

Pengurus PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan memberikan bantuan logistik kepada para korban banjir di Tangsel.

"Jadi setelah malamnya kita perayaan tahun baru, paginya mendengar kabar bahwa banyak titik di Tangsel terendam banjir. Saat itu juga kami mengadakan rapat darurat di Kantor DPC," kata Suhari di Kantor DPC PDI-Perjuangan, Serpong, Tangsel, Kamis (2/1/2020).

Sebagai langkah awal, kata Suhari, pihaknya langsung mendata kebutuhan para korban terdampak banjir. 

"Seperti makanan, pakaian, selimut, kebutuhan bayi, dan lainnya," imbuhnya. 

Suhari mengatakan, posko yang didirikan sifatnya sebagai pusat pendistribusian logistik yang dibutuhkan warga. 

"Pusatnya berada di Kantor DPC PDI Perjuangan. Jadi setiap bantuan lebih dulu disalurkan ke Kantor DPC. Selanjutnya, kita distribusikan ke setiap daerah yang telah didata oleh masing-masing ranting dan PAC yang juga mendirikan posko di setiap titik banjir, yang tersebar di seluruh kecamatan," terangnya. 

Hingga saat ini, katanya, posko pusat pendistribusian logistik itu tetap berdiri, di setiap wilayah yang masih didera bencana banjir, seperti di Pesona Serpong,  Kayu Gede, Serpong Utara, dan Ciputat Baru. 

"Jadi data kebutuhan terus update, apa yang dibutuhkan masyarakat akan terus kami salurkan sampai detik ini," katanya. 

Adapun mayoritas kebutuhan yang dibutuhkan sampai saat ini adalah makanan siap saji. 

"Terus kita siapkan dan salurkan.  Termasuk peralatan kebersihan, makanan bayi, selimut, daster, serta pembalut wanita. Selain itu, kebutuhan yang kita prediksi akan dibutuhkan pasca banjir juga sudah kami siapkan, seperti obat-obatan dan air bersih," tuturnya.

Ia berharap, agar gerakan Banteng Siaga Banjir ini dapat bermanfaat dan membantu para masyarakat yang terdampak banjir. 

"Kita tidak banyak bicara, yang kita lakukan adalah aksi.  Kita langaung bergerak membantu masyarakat," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill