Connect With Us

Siti Nur Azizah Didaulat Jadi Ibu Asuh Ojol Tangsel

Yudi Adiyatna | Sabtu, 4 Januari 2020 | 14:24

Para ojol berpose bersama bakal calon Wali Kota Tangsel, Siti Nur Azizah. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan ojek online (ojol) di Tangerang Selatan mendeklarasikan diri mendukung Siti Nur Azizah pada Pilkada 2020 ini. Deklarasi itu dihelat di Villa Dago, Pamulang, Sabtu (4/1/2020).

Para ojol tersebut menyatakan dukungan kepada puteri Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin tersebut.

Perwakilan ojol, Rohim, 60, mengatakan, Siti Nur Azizah adalah sosok yang mereka nilai dapat menganyomi dan memperjuangkan kesejahteraan para ojol dan keluarga mereka.

Para ojol berpose bersama bakal calon Wali Kota Tangsel, Siti Nur Azizah.

"Kami mendukung Ibu (Siti Nur Azizah), karena kami merasa klop dengan beliau. Kami menganggap beliau sosok ibu yang bisa mengayomi dan menjadi tempat kami berkeluh kesah. Makanya, kami mengangkat beliau sebagai ibu kami," ujar pria yang sudah ngaspal sejak tahun 2014 tersebut.

Babeh Rohim, demikian ia biasa disapa rekan-rekannya menambahkan, kehadiran Azizah menjadi harapan baru mereka. Sebab, kata dia, bukan hanya aspirasi ojol yang mereka titipkan, namun juga keluarga serta lingkungan mereka.

"Kami ini kan punya keluarga, tetangga, juga saudara. Tadi kami sampaikan masalah yang terjadi di lingkungan kami. Beliau mengatakan akan memperjuangkan dan menyelesaikannya," imbuhnya.

Azizah yang membaur bersama para ojol tersebut tampak antusias dan bersemangat mendengarkan aspirasi mereka. Ia berdialog mendengarkan keluh kesah mereka. Bahkan, melayani satu persatu para ojol yang minta berpose bersama.

"Saya sangat terharu pagi ini bisa berkumpul dengan sahabat-sahabat dari komunitas ojek online, mereka adalah saudara-saudara kita, dari kampung-kampung yang selama ini saya datangi. Mereka salah satu segmen masyarakat yang sangat perlu diperjuangkan agar turut merasakan pemerataan kesejahteraan," ungkap Azizah dengan mimik wajah serius.

Azizah yang setiap hari keluar masuk kampung-kampung di Tangsel itu bertekad, profesi ojol dan ojek pangkalan menjadi salah satu prioritas programnya yang dikenal dengan visi Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan (Permata) Tangsel.

Ia juga memaparkan berbagai masalah yang dihadapi ojol, mulai dari jam kerja yang terlalu tinggi, pendapatan yang tidak sebesar yang digembar-gemborkan, lemahnya perlindungan kerja, dan jaminan ketenegakerjaan dan sosial yang harus dibayar sendiri oleh pengemudi.

"Masalah tersebut harus kita selesaikan. Saya yakin, berkat doa dan dukungan dari para ojek online, ojek pangkalan dan keluarganya, serta masyarakat Tangsel, masalah-masalah tersebut bisa diselesaikan melalui Permata Tangsel," pungkasnya.

Di kesempatan itu, Azizah juga menyerahkan cendramata kepada para ojol berupa helm sebagai simbol kasih sayang untuk selalu menjaga keselamatan saat berkendara.(RMI/HRU)

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill