Connect With Us

Ijazah Rusak Akibat Banjir, Dindikbud Minta Korban Melapor

Yudi Adiyatna | Selasa, 7 Januari 2020 | 20:12

Kepala Dindikbud Kota Tangerang Selatan, Taryono saat berbincang dengan para guru di SMPN 22 Tangsel. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan memastikan tidak ada sekolah yang terkena dampak banjir di wilayah Kota Tangerang Selatan. Sehingga kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangsel pada hari pertama di tahun ajaran baru ini bisa terlaksana dengan baik.

Kepala Dindikbud Kota Tangerang Selatan, Taryono menjelaskan jika dirinya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh sekolah yang ada di Kota Tangsel dalam beraktivitas di hari pertama semester genap. Dia juga melakukan pendataan siapa saja siswa yang menjadi korban banjir di Kota Tangsel.

Taryono menambahkan jika musibah banjir ini juga menimbulkan banyak kerugian. Terutama bagi alumni sekolah. Dimana ijazahnya mungkin terendam banjir dan mengalami kerusakan, sehingga dirinya memberikan solusi agar korban banjir bisa segera melaporkan kerusakan atau kehilangan ijazah tersebut.

”Jadi korban terdampak, bisa melaporkan dulu kepada pihak sekolah. Untuk nantinya ditindaklanjuti oleh dinas dan dikeluarkan ijazah baru yang sesuai dengan tahun kelulusan,” ujar Taryono saat melakukan peninjauan hari pertama semester genap di SMPN 22 Tangsel. 

Dia juga menjelaskan jika pada tahun ini ada beberapa sekolah yang akan direnovasi. Salah satunya adalah SMPN 22 Kota Tangsel. Dimana pembangunannya akan dimasukkan kedalam tiga tahap. 

”Nantinya sekolah ini akan memiliki desain yang luar biasa. Karena perlu disesuaikan oleh lokasinya yang memang dengan berdiri di sekitar kali Angke. Sehingga perlu adanya desain yang nantinya tidak merusak arus air dan muatan air dari kali Angke,” kata dia.

Sekarang, langkah pertama yang dilakukan Dindikud memulai semester baru adalah melakukan pendataan siswa yang terdampak banjir. Agar bisa dibantu akomodasi dan kebutuhan belajar mengajarnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill