Connect With Us

Bantu Korban Banjir Bandang Lebak, PMI Tangsel Sediakan Trombosit

Rachman Deniansyah | Rabu, 8 Januari 2020 | 14:54

Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan tengah menyediakan trombosit untuk dikirim kepada para korban bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak, Banten. 

Bencana yang menimpa sejumlah kecamatan itu, telah berdampak pada sekitar 17.200 jiwa yang mengungsi.

Meski genangan air telah surut, kini para pengungsi pun terancam terserang penyakit, mulai dari gatal-gatal, diare, sampai demam berdarah.

Atas hal itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangsel mengatakan, pihaknya telah menyediakan stok trombosit untuk kemudian akan dikirim ke lokasi bencana.

Suhara, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangsel.

Hal itu berguna untuk mengantisipasi warga Lebak yang sewaktu-waktu dapat terserang demam berdarah.

"Seminggu yang lalu, Lebak sudah menghubungi kami, mereka meminta bantuan trombosit," ucap Suhara di kantor UDD PMI Kota Tangsel, Jalan Cindekia, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Rabu (8/1/2020).

Namun, kata Suhara, jumlah permintaan atas trombosit itu belum dirinci.

"Belum tahu berapa banyaknya, hanya saja kami diminta untuk menyiapkan atau mengirimkan trombosit," tambahnya.

Untuk saat ini, PMI Tangsel telah menyediakan trombosit sebanyak 30 kantong. Sebab, kata dia, dalam mengolah trombosit, ada hal yang harus diperhatikan. Tidak bisa sembarangan dalam mengolahnya. 

Trombosit hanya bisa diolah pada darah segar, yaitu darah yang tidak lewat dari delapan jam.

"Jadi hanya bisa diolah pada darah yang baru, jadi tidak bisa menunggu lama. Jika sudah diolah, menjadi trombosit. Trombosit hanya bertahan selama lima hari," tutur Suhara. 

Dikatakan Suhara, saat ini pihaknya pun masih akan berkoordinasi dengan PMI setempat. 

"Jadi kami menunggu (berapa jumlah keperluannya). Sifatnya droping darah yang dibutuhkan," pungkasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill