Connect With Us

Harga Cabai Meroket, Pedagang Pasar Serpong Menjerit

Rachman Deniansyah | Selasa, 14 Januari 2020 | 15:50

Pedagang sayuran di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Harga cabai dan komoditi lain di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan kian meningkat. Kenaikan itu pun menimbulkan keluhan dari para pedagang dan pembeli. 

Bahkan, Rendi, 25, seorang pedagang menyebut, pendapatan yang ia dapat hingga Rp4 juta saja, seolah tak berarti. 

"Ya artinya enggak ada lebihnya. Biasanya kalau harga normal, dari Rp4 juta itu, saya dapet untung lumayan," kata Rendi di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangsel, Selasa (14/1/2020).

Rendi yang juga menjual berbagai sayur mayur menjelaskan, uang itu kini hanya habis untuk membeli stok dagangannya saja. 

"Ya sekarang gini, untuk belanja cabai dengan harga yang sekarang saja, bisa habis Rp1,5 juta. Belum saya belanja yang lain," jelasnya.

Baca Juga :

Selain itu, kenaikan harga itu juga membuat dirinya serba salah dalam menjual kepada pembeli.

"Ya kita enggak bisa apa-apa. Kita cuma beli stok terus kita jual lagi. Sekarang gini, biasanya pembeli itu beli cabai Rp5 ribu atau se-ons. Harga sekarang naik, jadi serba salah, enggak enak gitu. Kita layanin seperti biasa kita rugi, enggak dilayanin kasian pembeli. Jadi ya saya kasih sedikit aja," ungkap Rendi kepada TangerangNews. 

Sementara, Ati, 42, salah satu pembeli cabai juga mengeluhkan hal yang sama. "Ya gimana lagi. Kita juga butuh, mau enggak mau saya beli. Namanya udah kebutuhan, mau setinggi apa kita harus beli. Tapi parah juga sih ini kenaikannya," ungkapnya.

Sebagai konsumen, Ati hanya berharap agar harga cabai dan komoditi lainnya dapat berangsur turun. "Maunya mah cepat turun," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill