Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan melayani puluhan permohonan pergantian dokumen kependudukan usai peristiwa banjir di awal tahun yang melanda beberapa wilayah.
Banjir tersebut merusak sejumlah dokumen administrasi puluhan warga terdampak.
Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan mengatakan tercatat sejak periode tanggal 1 hingga 13 Januari 2020, terdapat 21 warga yang mengajukan permohonan pembuatan dokumen KTP yang rusak terkena banjir.
Selain itu, juga terdapat permohonan pembuatan dokumen kependudukan lainnya yakni 11 akta kelahiran, dua Kartu identitas Anak, 16 kartu keluarga dan empat akta kematian.
"Totalnya, ada 21 warga yang mengajukan permohonan secara khusus pembuatan KTP karena rusak saat peristiwa banjir pada awal tahun 2020 di Kota Tangerang Selatan," ujarnya, Selasa (14/1/2020).
Disinggung mengenai ada tidaknya permohonan warga yang mengajukan pindah domisili pascabanjir, Dedi menyebut jika banjir yang melanda Kota Tangsel tak berpengaruh signifikan terhadap proses migrasi warga.
"Tak ada perpindahan domisili yang begitu besar akibat banjir yang lalu," ujarnya.
Sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang Selatan membuka layanan pergantian dokumen kependudukan bagi warga terdampak banjir. Layanan ini bisa dimanfaatkan warga dengan cara menghubungi layanan 112 atau datang langsung ke kantor Disdukcapil.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews