Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel
Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TANGERANGNEWS.com-Dudung E Diredja, salah satu bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan mewacanakan akan menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai panglima pembangunan di kota penyangga Ibu Kota ini.
Visi misinya itu pun telah disampaikan ketika dirinya mengikuti salah satu tahapan penjaringan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kantor DPD Gerindra Banten, Kota Serang, Banten, Jumat (17/1/2020).
"Ya, Alhamdulillah tadi saya sudah menjabarkan gagasan ekonomi kerakyatan yang harus menjadi panglima pembangunan di Kota Tangerang Selatan," ujar Dudung E Diredja, saat dihubungi TangerangNews melalui telepon selulernya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel itu mengatakan, pembangunan infrastruktur Kota Tangsel sudah begitu pesat. Namun, harus sejalan dengan peningkatan ekonomi masyarakatnya.
"Maka di situ perlu yang namanya ekonomi kerakyatan. Dan itulah yang disebut ekonomi kerakyatan sebagai panglima pembangunan," terang Dudung.
Menurutnya, hal itu akan dapat terwujud dengan mudah, jika dibarengi dengan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Maka, peningkatan SDM pun juga menjadi fokusnya.
"Sistem tata kelola pemerintahan di Tangsel sudah sangat baik, selanjutnya kita juga harus lebih fokus pada peningkatan SDM," pungkasnya.(RMI/HRU)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TODAY TAGKota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.
Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews