Connect With Us

Sinar Mas Land Latih Warga BSD City Memilah Sampah

Rachman Deniansyah | Sabtu, 18 Januari 2020 | 18:58

Kegiatan pelatihan mengelola sampah di Cluster Victoria BSD City, Jalan Victoria, Lengkong Karya, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (18/1/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi, memberikan pelatihan kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan melakukan pemilahan sampah mulai dari level perumahan (komunitas).

Kali ini, pelatihan diberikan kepada masyarakat yang tinggal di Cluster Victoria BSD City, Jalan Victoria, Lengkong Karya, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (18/1/2020).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land ini merupakan upaya yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan. 

Kegiatan pelatihan mengelola sampah di Cluster Victoria BSD City, Jalan Victoria, Lengkong Karya, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (18/1/2020).

Dalam pelatihan yang bertajuk "Pelestarian Lingkungan Green Habbit 2.0", para warga diajarkan untuk memilah sampah. Sampah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik (plastik). 

"Kami ajak seluruh warga untuk dapat mengelola sampah guna meningkatkan kesadaran mereka terhadap lingkungan bisa semakin tinggi," ujar Panji Himawan, Corporate Communications & Public Affairs Division Head Sinar Mas Land. 

Kegiatan pelatihan mengelola sampah di Cluster Victoria BSD City, Jalan Victoria, Lengkong Karya, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (18/1/2020).

Selain menjaga kelestarian lingkungan, warga juga diajak untuk melakukan aksi sosial dengan menukar sampah anorganik menjadi pundi-pundi rupiah. Hasil penukaran itu, kemudian akan diaumbangkan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Sedangkan untuk sampah organik, warga diajak untuk belajar memanfaatkannya dengan mendaur ulang sampah menjadi barang multifungsi, seperti pembersih lantai dan sabun pencuci piring. 

"Selain tentunya berusaha untuk berkontribusi dalam upaya menyelamatkan bumi, kami juga berharap melalui metode pemilahan sampah ini setidaknya dapat mengurangi jumlah sampah yang mampu menghasilkan nilai ekonomi," terangnya.

Panji pun berkomitmen untuk terus menjalankan progran semacam ini dengan lebih masif. 

“Rencananya, kegiatan serupa juga akan diterapkan di seluruh proyek hingga cluster-cluster yang dikelola oleh Sinar Mas Land," tambah Panji.

Komitmen pelestarian lingkungan itu pun tak hanya diimplementasikan dalam pelatihan memilah sampah saja. Sebelumnya, Sinar Mas Land telah menyelenggarakan program penghijauan berupa penanaman 1.000 batang pohon di Stadion Benteng Taruna, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. 

Tidak hanya itu, Sinar Mas juga telah melakukan sejumlah kegiatan dalam upaya merealisasikan Program CSR Bidang Lingkungan, yaitu Festival Hijau, yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2004. Kegiatan ini merupakan upaya dari Sinar Mas Land dalam mengkampanyekan, menginisiasi, melatih, membina, serta membentuk gerakan moral, penghargaan, dan promosi terhadap semua aspek lingkungan hidup.(RMI/HRU)

HIBURAN
Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Sabtu, 7 Februari 2026 | 22:57

Suasana Victoria Square, Kota Tangerang mendadak meriah dengan kehadiran tamu-tamu istimewa dari Negeri Sakura.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill