Connect With Us

Pembobol 7 ATM di Tangsel Dibekuk, 1 Didor

Rachman Deniansyah | Senin, 20 Januari 2020 | 21:32

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan bersama anggotanya saat menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan dari para tersangka pembobol ATM di Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Empat pelaku komplotan spesialis pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Tangerang Selatan berhasil ditangkap polisi.

Mereka diantaranya Irfan Efendi ,25, Alan Mustika, 23, Ronald, 22, serta Riyan, 24, tersangka yang kakinya dibalut perban setelah timah panas petugas bersarang di kakinya. 

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, penangkapan empat komplotan itu merupakan hasil dari pengembangan pihaknya bersama dengan jajaran Polsek Pondok Aren, Ciputat, dan Cisauk. 

Polisi berhasil mengamankan para tersangka Efendi ,25, Alan Mustika, 23, Ronald, 22, serta Riyan, 24, mereka pelaku komplotan spesialis pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Tangerang Selatan.

Awalnya, kata Ferdy, kasus itu terungkap dari aksi para pelaku yang membobol ATM di sebuah minimarket di Pondok Kacang, Pondok Aren pada 6 Desember tahun lalu. 

"Awal terungkap dari kejadian pembobolan ATM di Pondok Aren. Ketika penjaga minimarket buka toko, dan sudah mendapati (mesin) ATM dalam keadaan terbongkar. Atas hal itu saksi (penjaga minimarket) membuat laporan ke Polsek dan kita lakukan olah TKP," kata Ferdy di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Senin (20/1/2020).

Saat melakukan penyisiran, lanjut Ferdy, pihaknya menemukan tas berisi uang yang dicurigai menjadi hasil kejahatan para pelaku pembobolan ATM tersebut. 

"Akhirnya, dengan dibantu warga, jajaran Polres dan Polsek, menemukan pelaku yang masih ada di sekitar lokasi, atas nama Alan. Dan langsung dilakukan penangkapan," katanya. 

Ferdy menerangkan, dari penangkapan Alan, pihaknya menguak fakta lain, dan berhasil menangkap ketiga pelaku lainnya. 

"Dari Alan kita kembangkan dan sekarang ini mereka (keempat pelaku) sudah diamankan," kata Ferdy. 

Barang bukti yang berhasil diamankan dari para tersangka pembobol ATM di Tangsel.

Namun, saat dilakukan penangkapan, lanjut Ferdy, satu tersangka atas nama Riyan, sempat melakukan perlawanan terhadap anggota kepolisian. "Maka kita beri tindakan tegas dan terukur kepadanya," tambahnya. 

Ferdy menjelaskan, saat menjalankan aksinya, keempat pelaku masing-masing memiliki peran berbeda.

"Irfan berperan sebagai joki dan penujuk arah mereka akan beraksi, Riyan bertugas mengawasi TKP saat beraksi dan juga menjadi joki, Ronald bertugas untuk membantu membobol mesin ATM dengan masuk ke TKP, sedangkan Alan adalah otak pelaku dari komplotan ini," tuturnya. 

Menurut pengakuan pelaku, kata Ferdy, mereka telah beraksi sebanyak tujuh kali, yaitu pada minimarket di wilayah Kelurahan Pondok Kacang, Kelurahan Serua Indah, Kelurahan Sawah Baru, Kelurahan Pisangan, Kelurahan Pamulang Timur, Kelurahan Setu, dan Kelurahan Buaran. 

"Modusnya itu, mereka membobol mesin ATM dengan las, dan membobol tembok minimarket. Selain itu mereka juga ada yang memanjat tembok serta atap minimarket menggunakan tali dan linggis," ujar Ferdy. 

Usai menangkap, polisi menyita beberapa barang bukti dari tangan para tersangka yang digunakan untuk melancarkan aksinya, seperti satu buah tabung gas beserta selang gas, dua buah linggis, dua buah besi yang dibentukn menjadi tali untuk memanjat, obeng, tang, sebilah senjata tajam jenis crambit, dua buah mesin potongan mesin ATM, rekaman CCTV, Satu buah motor Honda Beat, dan uang tunai senilai Rp660 juta. 

Atas perbuatannya itu, lanjut Ferdy, tersangka dipastikan akan menjadi penghuni hotel predeo.

"Kami sangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan maksimal hukuman tujuh tahun penjara," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Senin, 20 Juli 2026 | 21:22

Kebakaran hebat melanda pabrik produksi kemenyan dan dupa milik CV Damarindo yang berlokasi di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin 20 Juli 2026, petang.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill