Connect With Us

Pilkada Tangsel, Pengamat Sebut Azizah Makin Populer

Mohamad Romli | Jumat, 31 Januari 2020 | 19:49

Siti Nur Azizah, bakal calon Wali Kota Tangsel bersama ojek online beberapa waktu yang lalu. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Tiga nama menguat sebagai bakal calon wali kota Tangsel pada Pilkada yang akan digelar September ini. Ketiga nama tersebut yaitu Siti Nur Azizah, Benyamin Davnie dan Muhamad.

Pengamat Politik dari UIN Ciputat, Zaki Mubarak menilai, sebagai pendatang baru di panggung politik, Azizah berhasil membangun popularitasnya di Tangsel.

"Enggak banyak nama yang beredar. Baru putrinya Pak Ma'ruf Amin saja yang muncul (Azizah). Yang muda-muda, visioner dan berintegritas (memang) perlu dimunculkan," ungkap Zaki kepada TangerangNews, Jumat (31/1/2020).

Zaki juga menilai, keberhasilan Azizah tersebut karena terus menyosialisasikan visinya, yakni  Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan (Permata) Tangsel ke berbagai komunitas warga.

"Selama ini dibanding kandidat lain, Bu Azizah relatif berhasil membangun popularitasnya. Pak Muhammad juga cukup dikenal. Pak Benyamin ada problem karena dianggap bagian dari penguasa masa lalu, sementara masyarakat Tangsel menginginkan perubahan," tambahnya.

Problem Benyamin, kata dia,  karena selama dua periode mendampingi Airin sebagai Wali Kota Tangsel. Sehingga sosok Benyamin, sulit dipisahkan dari Airin.

"Selama itu (dua periode) banyak sekandal yang melibatkan dinasti politik: korupsi di sejumlah dinas di Tangsel.  Karena posisinya sebagai wakil Bu Airin, maka ia sering dipersepsikan sebagai bagian dari beroperasinya dan kerjanya dinasti politik," kata Zaki.

"Tapi itu hanya persepsi publik. Pastinya Pak Ben juga tidak senang jika dianggap sebagai bagian politik dinasti," imbuhnya.

Melihat figur kandidat yang non kader partai, Zaki mengatakan, calon non parpol diperlukan pada umumnya karena elektabilitasnya lebih tinggi, juga lebih populer.

"Apalagi kondisi saat ini tingkat kepercayaan masyarakat pada parpol terus merosot. Bukan berarti kader parpol tidak ada yang bagus. Ada beberapa yang bagus juga," pungkasnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill