KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kobaran api yang cukup besar melahap sebuah toko kelontong Anugerah Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/1/2020) dini hari.
Selain bangunan, berbagai perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta barang lainnya yang dijual pun ludes terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan sekitar pukul 03.00 WIB, saat api sudah membesar.
"Kami merima laporan sekitar jam 03.00 WIB, kemudian ada pos yang terdekat dan alhamdulillah bisa hadir lebih awal ya, itu kita mulai pemadaman," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (3/1/2020).
Uci mengatakan, kebakaran yang terjadi ketika penghuni sedang terlelap tidur itu, diduga karena adanya hubungan arus pendek listrik, atau korsleting. Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
"Dugaan arus pendek, karena dari informasi pemilik ada ledakan di panel listrik," ujar Uci.
Kobaran api yang besar itu pun sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran.
Uci menuturkan, Si Jago Merah baru bisa dijinakkan setelah lebih dari dua jam, dengan adanya bantuan dari Pemadam Kebakaran Kota Depok.
"Damkar Tangsel menurunkan 12 unit mobil dan ditambah perbantuan dari Damkar Depok sebanyak 6 unit mobil, baru bisa menjinakan api pukul 05.30 WIB," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews