Connect With Us

Diduga Korsleting Listrik, Warung Kelontong di Pamulang Ludes Terbakar

Rachman Deniansyah | Senin, 3 Februari 2020 | 12:42

Telah Terjadi kebakaran sebuah toko kelontong Anugerah Jaya Abadi Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/1/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kobaran api yang cukup besar melahap sebuah toko kelontong Anugerah Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/1/2020) dini hari. 

Selain bangunan, berbagai perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta barang lainnya yang dijual pun ludes terbakar. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan sekitar pukul 03.00 WIB, saat api sudah membesar.

"Kami merima laporan sekitar jam 03.00 WIB, kemudian ada pos yang terdekat dan alhamdulillah bisa hadir lebih awal ya, itu kita mulai pemadaman," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (3/1/2020).

Uci mengatakan, kebakaran yang terjadi ketika penghuni sedang terlelap tidur itu, diduga karena adanya hubungan arus pendek listrik, atau korsleting. Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. 

"Dugaan arus pendek, karena dari informasi pemilik ada ledakan di panel listrik," ujar Uci.

Kobaran api yang besar itu pun sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran. 

Uci menuturkan, Si Jago Merah baru bisa dijinakkan setelah lebih dari dua jam, dengan adanya bantuan dari Pemadam Kebakaran Kota Depok. 

"Damkar Tangsel menurunkan 12 unit mobil dan ditambah perbantuan dari Damkar Depok sebanyak 6 unit mobil, baru bisa menjinakan api pukul 05.30 WIB," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

Rabu, 8 April 2026 | 21:01

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan Undang-undang (UU) No 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) tidak berdampak pada pegawai di wilayahnya.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

BANTEN
Rawan Jadi Alat Konsumsi Narkoba, Andra Soni Dukung Larangan Vape

Rawan Jadi Alat Konsumsi Narkoba, Andra Soni Dukung Larangan Vape

Rabu, 8 April 2026 | 20:21

Gubernur Banten Andra Soni mengaku setuju atas usulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto yang melarang peredaran vape di Indonesia.

BISNIS
H&M Tutup 163 Toko di 2026, Beralih Fokus ke E-Commerce

H&M Tutup 163 Toko di 2026, Beralih Fokus ke E-Commerce

Rabu, 8 April 2026 | 21:18

Raksasa ritel fesyen H&M telah menutup 163 gerai di berbagai negara sebagai bagian dari strategi penyesuaian bisnis yang kini lebih berfokus pada penguatan penjualan digital dan investasi di lokasi toko yang dinilai paling menguntungkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill