Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Kobaran api yang cukup besar melahap sebuah toko kelontong Anugerah Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/1/2020) dini hari.
Selain bangunan, berbagai perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta barang lainnya yang dijual pun ludes terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan sekitar pukul 03.00 WIB, saat api sudah membesar.
"Kami merima laporan sekitar jam 03.00 WIB, kemudian ada pos yang terdekat dan alhamdulillah bisa hadir lebih awal ya, itu kita mulai pemadaman," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (3/1/2020).
Uci mengatakan, kebakaran yang terjadi ketika penghuni sedang terlelap tidur itu, diduga karena adanya hubungan arus pendek listrik, atau korsleting. Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
"Dugaan arus pendek, karena dari informasi pemilik ada ledakan di panel listrik," ujar Uci.
Kobaran api yang besar itu pun sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran.
Uci menuturkan, Si Jago Merah baru bisa dijinakkan setelah lebih dari dua jam, dengan adanya bantuan dari Pemadam Kebakaran Kota Depok.
"Damkar Tangsel menurunkan 12 unit mobil dan ditambah perbantuan dari Damkar Depok sebanyak 6 unit mobil, baru bisa menjinakan api pukul 05.30 WIB," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews