RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Insiden penusukan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya di Pemurahan Viola Residence, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Selasa (4/1/2020), membuat trauma bagi tetangganya.
Seperti yang dirasakan Christine, tetangga yang tinggal persis di samping rumah Azwar Aditya Putra, pelaku yang menusuk istrinya, Siska Meylani.
Menurut Christine, pasangan suami istri itu memang sering terlibat pertengkaran.
"Mereka tinggal di sini baru, dan memang keduanya sering berantem. Tapi, yang kaya begini (penusukan), nakutin banget. Kejadian begini baru kali ini," kata Christine di halaman rumahnya.
Christine mengungkapkan, ketakutan dan traumanya itu memuncak ketika ia melihat pelaku masih menggenggam pisau yang berlumuran darah.
"Dia pegang pakai tangan kanannya, dan itu masih ada darahnya. Dia langsung keluar, bawa pisau. Saya takut dan trauma di situ. Apalagi pas ke dalam rumahnya, itu darah semua di lantai," ungkapnya.
Terlebih, kata dia, korban yang saat itu ditemukan terkapar dalam kondisi sangat mengenaskan.
"Kata suami saya yang masuk pertama kali ke rumah korban, keadaan korban sangat mengenaskan, luka tusukan itu sudah tak layaknya dilakukan ke manusia, tusukan di sekujur tubuh. Pas di bawa keluar pun darahnya menetes," paparnya.
Kini, ia pun terus merasa khawatir. Ia berharap kejadian semacam itu tak terulang lagi di sekitar tempat tinggal.(RMI/HRU)
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGUpaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews