Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah
Sabtu, 7 November 2026 | 15:43
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TANGERANGNEWS.com-Konstelasi politik di Kota Tangsel kian dinamis. Para bakal calon kini berebut rekomendasi partai politik agar bisa diusung dalam pesta demokrasi lima tahunan.
Dari ramainya hiruk pikuk politik di daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta tersebut, ada satu yang menyita perhatian. Yakni, manuver politisi Partai Gerindra Biem Benjamin. Putera seniman kondang Betawi, almarhum Benyamin Sueb itu, akhir-akhir ini rajin berjumpa dengan sejumlah bakal calon. Dari Muhamad, Kemal Pasya, hingga teranyar Suhendar.
Pertemuan dengan bakal calon wali kota dari jalur perseorangan Suhendar berlangsung secara tertutup, di kawasan Ciputat Timur, Rabu (5/2/2020) sore.
Mengenakan kemeja putih Suhendar hanya didampingi satu orang timnya. Sementara Biem, dengan gaya khasnya, memakai kaos singlet warna hitam.
Pembicaraan berlangsung sekitar satu jam ini terlihat cukup serius. Momentum pertemuan dua tokoh ini terasa politis karena dilakukan jelang pembukaan pendaftaran bakal calon perseorangan akhir Februari nanti. Nah, ini bisa saja dimaknai bakal ada pembicaraan mengarah koalisi ke depannya.
Dalam keterangannya, Biem mengatakan, komunikasi dengan Suhendar hanya ajang silaturahmi. Ia mengaku selama ini hanya mengenal Suhendar lewat baliho ataupun spanduk di jalan-jalan. Ketika ada momentum untuk berjumpa, ia pun memanfaatkan momentum tersebut.
“Saya lihatnya pak Suhendar cuma di jalan-jalan saja. Itu pun karena banyaknya posternya. Ketika ada kesempatan bertemu, ya, saya lakukan. Silaturahmi kan sangat bagus,” katanya.
Ia mengaku dalam pertemuan tersebut dibicarakan banyak hal. Terutama gagasan bagaimana mewujudkan Kota Tangsel agar lebih baik lagi. Masalahnya apa saja dan bagaimana mencari solusi. Persoalan seperti pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya banyak dibahas. Yang pasti ada semangat untuk sama-sama mewujudkan agar kota ini semakin bagus.
Disinggung soal pembicaraan koalisi, Biem enggan berkomentar terlalu jauh. Ini lantaran Suhendar tengah fokus mengumpulkan puluhan ribu KTP sebagai syarat maju dari calon perseorangan.
“Sebentar lagi kan mau dibuka pendaftaran jalur perseorangan. Pak Suhendar lagi fokus disitu. Jadi kita bicara tentang sejumlah persoalan di Tangsel saja. Terutama pendidikan dan kesehatan. Itu saja kok,” ujarnya.
Biem mengaku pertemuan dengan sejumlah bakal calon adalah bagian dari ikhtiarnya untuk menjalin silaturahmi. Ia juga akan bertemu dengan tokoh-tokoh Kota Tangsel lainnya.
“Saya kan orang politik. Setiap langkah kerap dimaknai secara politis. Bertemu dengan sejumlah bakal calon itu hanya silaturahmi. Ingin mengenal. Kan jadi punya banyak teman juga,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Suhendar. Ia mengaku bertemu Biem juga bagian dari silaturahmi.
“Pak Biem kan senior saya. Sekarang mau pilkada, kita bertemu bahas banyak hal. Ya, ngobrol-ngobrol saja,” katanya.
Meski begitu, Suhendar mengaku ada persepsi dalam memandang politik di Tangsel hari ini. Yakni punya semangat pembaruan supaya kota ini lebih maju dan berkembang lagi. (RAZ/RAC)
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TODAY TAGTANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.
Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews