Connect With Us

Penusuk Istri Sendiri di Serpong Utara Pernah Terlibat Narkoba

Rachman Deniansyah | Kamis, 6 Februari 2020 | 17:05

| Dibaca : 1226

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono saat berada di Mapolres Tangsel, Kamis (6/2/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Azwar Aditya Putra, 36, pelaku penusukan terhadap istrinya sendiri, Siska Meylani, 40 telah ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi. 

Ternyata, menurut Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono, tersangka tak hanya melakukan penganiayaan kepada istrinya saja, melainkan juga pernah menganiaya adiknya. 

"Dari keterangan saksi yang kita gali, yang bersangkutan ini juga memiliki catatan bahwa  pernah menganiaya adik kandungnya sendiri," kata Wibi saat ditemui di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Kamis (6/2/2020).

Penganiayaan itu, kata Wibi, dilakukan tersangka dalam waktu yang sudah cukup lama. 

"Penganiayaanya bagaimana belum diketahui, kita belum mengarah ke sana, karena masih soal kasus yang baru ini (penusukan kepada istrinya)," tutur Wibi. 

Selain telah menganiaya adiknya, tambah Wibi, tersangka juga pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Bahkan, tersangka pun pernah dirawat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). 

"Dari saksi keluarga, ada informasi yang menyatakan bahwa pelaku ini dulu pernah mengkonsumsi beberapa jenis narkotika, dan ini digunakan cukup lama waktunya, yaitu sudah menahun.  Dan informasinya, juga lima tahun kebelakang ini, pelaku juga pernah diproses rehabilitasi narkoba," terangnya. 

Wibi menyatakan, atas informasi tersebut, maka saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut guna mengetahui motif di balik penusukan yang dilakukan tersangka kepada istrinya.

Selain itu, kata dia, tersangka juga hingga kini masih menunggu masa pemeriksaan di RS Polri Kramat Jati,  selama 14 tahun. 

"Ini yang menggerakkan kita untuk mencari tahu apakah yang bersangkutan dari dulu sudah memiliki gangguan kejiwaan," katanya. 

Wibi menambahkan, jika yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa, maka kasus tersebut akan dihentikan.

"Jika hasil sudah dikeluarkan oleh pihak medis, dan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan, tentunya proses akan dihentikan oleh kepolisian," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Aturan Soal Pengeras Suara Masjid Akan Kembali Dibahas

Aturan Soal Pengeras Suara Masjid Akan Kembali Dibahas

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:00

TANGERANGNEWS.com-Aturan soal penggunaan pengeras suara (sound system) masjid di Indonesia mendapat sorotan dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK)

KAB. TANGERANG
Duel Sopir Taksi Online dengan Penumpang di Tangerang, Pelaku Merampok Buat Modal Nikah

Duel Sopir Taksi Online dengan Penumpang di Tangerang, Pelaku Merampok Buat Modal Nikah

Selasa, 26 Oktober 2021 | 07:09

TANGERANGNEWS.com–Duel antara sopir taksi online dengan penumpangnya di Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang pada Jumat malam 22 Oktober 2021, terjadi karena sang sopir melawan saat dirampok

AYO! TANGERANG CERDAS
Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 16:01

TANGERANGNEWS.com-Kampung Inggris di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, selama ini sudah sangat terkenal sebagai suatu kampung yang banyak terdapat tempat pelatihan bahasa Inggris

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin