Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Kampung Rawa Lele, RW 10, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, dipastikan terjangkit penyakit Chikungunya.
Hal tersebut dikatakan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Ia memastikan hal itu setelah mendapat informasi dari Dinas Kesehatan setempat.
"Jadi memang itu Chikungunya, dari hasil pemeriksaan laboratorium," kata Benyamin saat dihubungi, Selasa (11/2/2020).
Benyamin menyebut Pemkot Tangael telah melakukan fogging di wilayah tersebut agar penyakit itu tidak menyebar lebih luas.
"Kemudian sudah dilakukan fogging tiga kali. Sudah lebih dari dua minggu kemarin," imbuhnya.
Bahkan, kata Benyamin, pelayanan kesehatan di wilayah tersebut juga ditingkatkan.
"Terus kemudian bagi warga yang tidak bisa (jalan) ke Puskesmas itu bisa dijemput sama ambulans Puskesmas," tuturnya.
Dikatakan Benyamin, selain itu jika diperlukan, pihaknya pun akan membangun posko terpadu, bagi warga yang terkena Chikungunya itu.
"Kalau memang perlu dibentuk posko, saya sudah bilang, coba dibuat poskonya. Besok Insyaallah saya juga mau cek ke sana," tutupnya.
Seperti diketahui, sekitar 70 warga yang tiba-tiba mengalami demam dan radang sendi. Namun, warga tak mengetahui secara pasti penyakit apa yang mereka alami.
Gejala yang dialami warga itu serupa dengan gejala penyakit Chikungunya. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus.
Akibat penyakit itu, kini puluhan warga tak mampu menjalani aktivitas secara normal. Tubuh mereka lemas dan sulit digerakkan. (RMI/RAC)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TODAY TAGTujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews