Connect With Us

Serap Aspirasi, DPRD Tangsel Wacanakan e-Musrenbang

Rachman Deniansyah | Jumat, 14 Februari 2020 | 00:38

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel Ali Rahmat, sedang memaparkan wacana inovasi e-Musrenbang di Sekretariat DPRD Kota Tangsel, Kamis (13/2/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan wacana penggunaan platform digital pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kota Tangerang Selatan. 

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel Ali Rahmat menjelaskan, inovasi dalam pelayanan terhadap masyarakat ini berguna untuk meningkatkan efisiensi dan komunikasi pada Musrenbang yang biasanya dilakukan dengan cara tatap muka langsung. 

Menurutnya, cara konvensional seperti itu memiliki beberapa kekurangan, seperti misalnya keterbatasan masyarakat untuk bisa hadir dan menyuarakan aspirasinya. 

"Untuk pelaksanaan Musrenbang selanjutnya perlu untuk dipikirkan suatu sistem dan mekanisme yang membuka peluang partisipasi masyarakat secara lebih luas tanpa terhalangi khususnya oleh keterbatasan waktu bagi masyarakat untuk hadir secara langsung," jelas Ali di Sekretariat DPRD Kota Tangsel, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Tangsel, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, e-Musrenbang merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan itu. 

"Melalui e-Musrenbang setiap masyarakat bisa secara langsung mengusulkan program pembangunan di daerahnya melalui suatu sistem informasi teknologi yang disiapkan oleh pemerintah Kota Tangerang Selatan," terangnya.

Platform digital seperti itu juga, kata dia, telah sejalan dengan sistem pemerintahan yang telah dikembangkan oleh Pemkot Tangsel, yaitu Smart City. 

Selain itu, Ali memaparkan, banyak manfaat yang akan didapatkan dari implementasi e-Musrenbang tersebut, seperti tingkat efektivitas yang tinggi, karena tanpa harus meninggalkan aktivitasnya masyarakat bisa secara langsung ikut serta Musrenbang.

Selain mudah untuk menyampaikan aspirasinya pada program pembangunan, masyarakat juga bisa langsung melakukan monitoring terhadap pembangunan tersebut. 

"Selain itu, perencanaan pembangunan juga bisa berlangsung tanpa harus diwakilkan kepada pihak-pihak tertentu, keterwakilannya cukup oleh adanya anggota DPRD. Maka, pelaksanaan e-Musrenbang akan efesien karena akan banyak menghemat anggaran," sambungnya. 

Menurutnya, keberhasilan dari sistem digital itu sudah tak diragukan lagi. Terlebih beberapa wilayah  telah menerapkan e-Musrenbang tersebut. 

"Seperti e-kampong yang dikembangkan di Banyuwangi, di Provinsi DKI Jakarta dengan aplikasi Qlue, atau penerapan Smart City di Kota Bandung dan Denpasar. Semoga ini dapat menjadi inspirasi dan masukan kepada pemangku kebijakan di pemerintah kota Tangerang Selatan untuk selalu melakukan inovasi dan kreasi dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat," pungkasnya. (RMI/RAC)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill