Connect With Us

Bapeten Telusuri Sumber Sampah Radioaktif di Perumahan Batan

Rachman Deniansyah | Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:38

Tanah kosong di samping lapangan voli blok J, Perumahan Batan Indah, Tangsel lokasi ditemukannya serpihan sumber radioaktif. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Paparan radiasi tinggi yang terdeteksi berada di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangsel, diduga bersumber dari serpihan sampah radioaktif yang dibuang oleh seorang oknum yang tak bertanggung jawab.

Hal itu dikatakan Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten Indra Gunawan BAPETEN, saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/2/2020).

Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten Indra Gunawan.

"Kita duga ada sumber radioaktif yang ada di dalam situ gitu, sehingga perlu dilakukan dekontaminasi. Kira-kira seperti itu (ada yang membuang), cuma kita belum sampai ke sana," ucap Indra di lokasi.

Sebab, kata dia, paparan radiasi itu ditemukan secara tiba-tiba ketika pihaknya tengah melintas sambil memonitor tingkat radiasi di sekitar lokasi. 

Selain itu, dugaan itu pun semakim diperkuat, mengingat, Kompleks Batan Indah bukanlah permukiman yang dijadikan tempat kegiatan pemanfaatan nuklir.

"Jadi seharusnya memang tidak ada, dan tidak boleh ada seperti ini, jadi ini limbah atau sumber baru, tidak boleh ada di sini," ujarnya. 

Hal itu juga menegaskan bahwa ada seseorang yang membuang sampah radioaktif itu ke lokasi. 

"Jadi kalau pertanyaannya Ini kenapa ada di sini, jalannya kan enggak bisa jalan sendiri ke sini, artinya ada oknum atau siapapun yang kita belum tahu yang entah membuang atau meletakkan di lokasi tersebut," terangnya. 

Atas dugaan itu, Indra menegaskan bahwa pihaknya juga akan menyelidiki, asal-usul sampah radioaktif tersebut. 

"Ini yang sedang kami investigasi dari objek yang ada. Adakah informasi lanjutan yang bisa kita tindak lanjut. Kita juga sidah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk investigasi awal. Tapi ini masih perlu hasil dari lab teknisnya Batan. Ini sebenarnya produknya siapa dan seterusnya," pungkas Indra.(RMI/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill